Ketua DPD II Golkar Tubaba Meminta Ketua MKGR Lampung di Evaluasi

* Laporan: Wardi Saputra – LAMPUNG

(Inspiratif.co.id)TUBABA — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) H. Putra Jaya Umar minta ketua MKGR Provinsi Lampung Nizwar Afandi dievaluasi

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan H. Putra karena dirinya merasa Gagal paham atas kritikan yang dilakukan oleh Nizwar Afandi (Afan) terhadap kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terkait nilai tukar petani.

“Saya merasa gagal paham atas penilaian yang diungkapkan Afan atas kinerja gubernur dan wakil gubernur selama dua tahun menjabat ini, sebab nilai tukar petani itu sudah jelas mengikuti harga jual dunia, jadi yang dimaksudkan gagal tersebut saya rasa sangat kurang bijak,” ucap H. Putra melalui via selulernya pada Minggu, 14-November-2021.

Menurut H. Putra, sah-sah saja kalau ada pihak yang mengkritisi kinerja seorang pimpinan, namun harus diselaraskan terlebih dahulu dengan beberapa capaian-capaian positif lainnya, jangan kesannya hanya mencari-cari kesalahan saja.

“Seperti kita ketahui bersama, Provinsi Lampung terbaik kedua dalam penanganan Covid-19 yang lalu, kedua produksi gabah kering giling mencapai 2,6 juta ton, sementara ditahun 2020 naik mencapai 22% dari tahun 2019, dan ini tertinggi kenaikannya secara Nasional, sedangkan secara global kita berada diposisi terbaik ke-6 Nasional, sementara untuk ekonomi di Provinsi Lampung triwulan ke-2 tahun 2021 tumbuh 5,03% dibanding Tahun 2020 dan itu prestasi ke-3 yang patut kita banggakan,” jelas H. Putra.

Sementara untuk capaian positif lainnya, H. Putra menuturkan, Gubernur Lampung termasuk salah satu diantara sembilan Gubernur yang berkinerja positif dari 30 lebih Gubernur lainnya dalam penilaian Publik versi Nawacita TV, lalu sambungnya, Lampung juga umum gelar Tekhnologi tempat guna Nasional ke-22 dari Kementerian Desa dan Transmigrasi.

“Yang saya sebut hanya lima itu saja dulu, sementara kalau mau kita uraikan lagi masih banyak beberapa peningkatan-peningkatan positif lainnya, jadi sangat naif kalau hanya menilai dari sisi negatifnya saja dan sekali lagi saya sampaikan, nilai tukar petani itu tidak sepenuhnya dampak dari kinerja pemerintah, karena ada faktor lain yang lebih mempengaruhinya diantaranya harga komoditi dunia, jadi saya sangat gagal paham kalau Afan langsung memvonis Gubernur Lampung gagal dalam kinerjanya selala dua tahun belakangan ini,” tuturnya.

Atas landasan tersebut, H. Putra mengusulkan kepada Ketua MKGR Pusat agar mengevaliasi Posisi ketua MKGR Lampung dan sekaligus meminta agar Afan diganti.

“MKGR bagian dari Partai Golkar, jadi seharusnya kita bersinergi dan bersatu, sehingga prestasi-prestasi di Lampung ini banyak kita ukir, bukan malah sebaliknya malah terkesan mencari-cari kesalahan yang menimbulkan perpecahan diantara kita.” tutup H. Putra. (*)

 893 total views,  1 views today

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.