Tindak lanjut Instruksi Wabup, BPBD Lampura Segera Usulkan 9 Rumah Terdampak Musibah

oleh

(Inspiratif.co.id)LAMPUNG UTARA, – Menindaklanjuti instruksi dari Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara, Ardian Saputra, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nozi Efiliasi bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) segera turun langsung ke lokasi bencana angin puting beliung yang ada di Kecamatan Kotabumi Utara.

Tak hanya turun TRC BPBD juga ikut membantu warga mengevakuasi barang-barang dan puing-puing reruntuhan bangun yang porak poranda akibat diterjang angin kencang.

“Mendapat informasi kita langsung turun bersama aparat TNI dan Polri serta perangkat Kecamatan dan Desa. Kemudian Rabu malam (19/10) pak Wakil Bupati bapak Ardian Saputra juga turun. Kita BPBD diperintahkan untuk mendapat berapa rumah warga yang rusak dan dikategorikan bisa mendapat bantuan dari Pemkab Lampura. Dari hasil pendataan ada sembilan rumah yang bakal kita usulkan untuk mendapatkan bantuan dari Pemkab Lampura,” jelas Nozi usai melakukan pendataan langsung ke tiga desa yang diterpa Angin Kencang, Rabu 20 Oktober 2022.

Sebelumnya lanjut Nozi, memang saat pendataan ada puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan.

Namun dari masing-masing desa warganya kompak membantu membenahi rumah warga yang sebelumnya dinyatakan rusak ringan. Sehingga ada sembilan rumah yang masuk dalam kategori rusak ringan dan sedang.

“Setelah kita data lagi ada sembilan rumah yang masuk kategori bisa dapat bantuan dari Pemkab Lampura. Sisanya sudah diperbaiki secara swadaya mayarakat di desanya masing-masing. Ada tiga Desa yakni Desa Sawo Jajar, Madukoro Baru dan Desa Talang Jali. Untuk bantuan juga sudah kita berikan di Kecamatan dan sudah di sebar di tiga Desa terdampak angin kencang,” paparnya.

Untuk rumah yang masuk dalam kategori rusak berat masih Nozi, itu mengalami kerugian minimal diatas Rp 20 Juta.

Untuk bantuan dari Pemkab Lampura yang dikeluarkan melalui dana cadangan bencana itu bantuannya bervariasi. Mulai dari Rp 5 Juta sampai Rp 15 Juta tergantung jenis kerusakannya. Dana sendiri itu akan ditransfer langsung ke rekening masyarakat yang terkena musibah. “Tak hanya bantuan sembako dari kita, Pemkab Lampura juga melalui Dinsos dan BPBD memberikan bantuan peralatan masak hingga tikar,” kata dia.

Sementara untuk salah satu warga Desa Talang Jali yang menjadi korban tertimpa reruntuhan bangunan setelah dibujuk oleh Wabup Lampura, korban mau menjalani pengobatan di Rumah Sakit Handayani Kotabumi. Korban menderita pergeseran tulang punggung. “Alhamdulillah setelah kunjungan pak Wabup dan menyarankan korban agar di rawat di rumah sakit korban mau berobat. Dan saat ini tengah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Handayani. Untuk biaya pengobatannya dibantu langsung oleh Pemkab lampura,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *