2 Warga Lampung Utara Terkena Penyakit Lepra/Kusta

oleh

(Inspiratif.co.id)LAMPUNG UTARA – Nasib malang harus menimpah 2 warga Lampung Utara, berinisial U (37) yang hidup sebatang kara di Kecamatan Sungkai Utara Lampung Utara, dan M (48) warga Kecamatan Belambangan Pager Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Dengan kesendiriannya iya harus menahan sakit yang di derita nya, yang mengindap penyakit yang cukup berbahaya dan menular yaitu penyakit Lepra atau kusta sejak beberapa tahun yang lalu.

Camat Sungkai Utara Antoni Efendi saat di konfirmasi membenarkan bahwa ada warga nya yang terkena penyakit kusta, diri nya membenarkan, ada nya seorang warga yang mengalami penyakit kusta/lepra sejak beberapa tahun yang lalu.

“Untuk pengobatan sedikit terkendala mas, karena tidak adanya kartu Identitas, sedangkan untuk melakukan perekaman tidak mungkin karena penyakit yang di derita tersebut bisa menular, dan tidak memiliki BPJS, namun Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat sudah berupaya melakukan pengobatan dan terus berjalan” ucapnya.

Ditambahkan nya, pemerintah kecamatan baru mengetahui saat melakukan penetapan penerimaan bantuan langsung tunai atau BLT tahun 2023.

“Kan dia ada yang miskin extrem, kemudian ada klasifikasi yang punya penyakit menular, jadi saya lihat rekap itu saya langsung turun dan meninjau secara langsung, dan dapat tanggapan positif dari dinas terkait, dan kemarin pas hari selasa kami kesana melihat kondisi nya memang lagi kumat-kumat nya jadi kaki nya itu ibarat pohon getah nya itu lagi pada keluar” Terang Camat Sungkai Utara.

Sebelumnya pada tahun 2022 yang lalu sudah ada upaya donasi dari masyarakat sekitar untuk membantu pengobatan.

Ditempat terpisah terdapat juga warga Kecamatan Blambangan Pagar Berinisial M (48) yang terkena penyakit kusta tersebut, akan tetapi kondisi nya sudah mulai membaik dan sempat di rawat di rumah sakit umum daerah ryacudu Kotabumi.

Hal tersebut dijelaskan Camat Blambangan Pagar Husnul Karomi Saat di konfirmasi melalui sambungan telpon menjelaskan, bahwa yang bersangkutan sudah kembali kerumah dan kondisi sudah mulai membaik, dengan harapan yang bersangkutan kembali sehat seperti semula.

“Awalnya yang bersangkutan tidak ingin di rawat di rumah sakit pada satu bulan yang lalu, akan tetapi setelah diberi pemahaman oleh camat, pihak puskesmas dan desa akhirnya yang bersangkutan mau untuk dilakukan pengobatan di rumah sakit umum daerah ryacudu kotabumi. ” Ujar Husnul Karomi, Camat Blambangan Pagar.

Sebagai informasi, kusta adalah penyakit yang diakibatkan infeksi Mycobacterium leprae, dengan gejala yang khas yaitu munculnya bercak putih pada kulit dan dapat disertai dengan mati rasa.

Jika tidak terdiagnosis maupun ditangani sedini mungkin, kusta berisiko tinggi menyebabkan kecacatan permanen pada pasien. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *