LAMPUNG UTARA – Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menyelenggarakan Sosialisasi Implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Pencegahan Kekerasan pada Satuan Pendidikan, yang dilaksanakan di Gedung Pusiban Agung Kotabumi Lampura, Kamis, 18 Desember 2025, sekitar pukul 07.00 WIB.
Dalam kegiatan di hadiri, Kepala Dinas Pendidikan Lampura Sukatno, Kepala Satuan Pendidikan, Pendidik, tenaga kependidikan, yang berasal dari satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Mengah Pertama (SMP), sebanyak 375 orang peserta. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh satuan pendidikan mampu mengimplementasikan budaya positif dan mekanisme pencegahan serta penanganan kekerasan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah (Pemkab) dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Lampura, Sukatno mengatakan, bahwa satuan pendidikan harus menjadi ruang yang aman, bermartabat, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.
“Saya menekankan bahwa pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah merupakan tanggung jawab moral bersama yang tidak dapat ditunda dan tidak boleh ditawar. Untuk itu Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bukan sekedar program, tetapi fondasi pembentukan karakter anak. Jika diimplementasikan secara konsisten di sekolah, keluarga, dan masyarakat, gerakan ini menjadi langkah preventif yang kuat dalam mencegah kekerasan pada anak,” kata Sukatno.
Lanjut Sukatno, dalam kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang menyampaikan penguatan perlindungan anak dan pencegahan kekerasan, Polres Lampura yang memaparkan pencegahan dan penanganan kekerasan dalam perspektif hukum, serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung yang memberikan penguatan kebijakan dan praktik baik melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam menciptakan satuan pendidikan yang aman dan bermutu.
Ditempat yang sama Ketua Panitia, Yudi Bachtiar, sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMP menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas satuan pendidikan dalam mengimplementasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, memperkuat kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kekerasan, serta membangun sinergi lintas sektor dalam perlindungan anak di lingkungan pendidikan.
Ditambahkannya oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF), Yeni Sulistina, menyampaikan, bahwa melalui sosialisasi ini, Dinas Pendidikan Lampura komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter, demi melahirkan generasi Lampura yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing. Hal ini tentunya dibuktikan dengan telah terbentuknya Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Satuan Pendidikan di tingkat Kabupaten. Pungkas Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Yeni Sulistina (Fy/Bbn)
Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id, untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.













