170 Juta Belum Kembali, Kuasa Agung Ilmu Mangkunegara Lapor Polisi

Laporan : Berkhin S. – Inspiratif.co.id

LAMPUNG – Merasa dirugikan atas kesepahaman yang telah dibuat, Yamin Tohir, selaku penerima kuasa dari Agung Ilmu Mangkunegara, bersama kuasa hukumnya Sidik Efendi SH.MH dan Suryanto.SH, melapor ke pihak berwajib, Selasa 3 April 2018 sekira pukul 15.40WIB.

Kedatangan mereka di Mapolres Lampung Utara saat itu, melaporkan dugaan pengelapan dan penipuan yang dilakukan oleh tim penjaringan DPC Partai Demokrat Lampung Utara untuk Bakal Calon (Balon) Bupati beberapa waktu lalu.

Yang mana Tim penjaringan Balon bupati dan wakil bupati Lampung Utara dari DPC Partai Demokrat telah menerima uang sebesar Rp.170 juta. Saat penyerahan berkas pendaftaran, tim penjaringan menjanjikan akan memberikan dukungan dan rekomendasi kepada Agung Ilmu Mangkuengara.

“Pada saat itu mereka menyatakan bahwa kita harus menyetorkan uang sebesar Rp170 juta, yang menurut mereka uang tersebut untuk guna survei internal.” jelas M.Yamin Thohir, usai melakukan laporan di polres setempat.

Diceritakan juga oleh Yamin, Pada saat penyerahan uang itu, ada tanda terima dari tim penjaringan DPC Partai Demokrat Lampung Utara. Dengan catatan apabila pihaknya tidak direkomendasikan sebagai bakal calon bupati oleh partai demokrat, maka dana tersebut akan dikembalikan sepenuhnya.

“Ternyata sampai dengan penetapan rekomendasi itu tidak untuk pak Agung, kita sudah menanyatkan dan mereka menyatakan akan menyelesaikan setelah penetapan calon oleh KPU. Ternyata sampai sekarang yang sebelumnya sudah tiga kali saya kirimkan surat somasi, tapi tidak ada tanggapan dari DPC partai demokrat ataupun dari tim penjaringan,” tambahYamin Thohir, serta katakan, “Surat laporan yang kita dilayangkan tertuang dalam nomor: STLP/288/B-1/IV/2018/POLDA LAMPUNG/SPKT/RES LU,” kata M Yamin Thohir, kepada sejumlah awak media.

Ditambah Sidik Efendi, SH, MH, selaku kuasa hukum Agung Ilmu Mangkunegara, yang mengatakan di dalam kuwitansi penyerahan uang sebesar Rp170 juta itu jika rekomendasi DPC Demokrat Lampung Utara tidak diberikan kepada Agung Ilmu Mangkunegara maka uang tersebut akan dikembalikan.

“Ternyata sampai dengan penetapan rekomendasi itu tidak diberikan ke pak Agung. Sebelum kita melapor, kita sudah melakukan cara-cara persuasif baik melalui telpon maupun mendatangi ke kantor, tapi sampai tiga kali upaya somasi kami tidak ada tanggapan maka kami melaporkan ini ke Polres Lampung Utara,” ungkap Sidik Efendi.

Terpisah, sekretaris penjaringan Balonkada dari DPC Partai Demokrat, Aria, secara tersyirat mengakui menerima uang tersebut dan menurutnya semua masih sesuai prosedur dan mekanisme yang di atur di PD.

“Sesuai dengan kesepakatan antara tim penjaringan dan cabup yang mendaftar dana survei akan di kembalikan,” ujarnya.

Ditegaskan Aria, sesuai kesepakatan bila tidak direkomendasi dana tersebut akan kembalikan, tapi dalam kesepakatan itu tidak disebutkan  kapan di kembalikannya, yang pasti sebelum proses pilkada berakhir.

“Artinya walau sudah tidak mendapat rekom, tapi proses sedang berlangsung,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *