Rupiah Anjlok, Harga Pupuk Non Subsidi Melejit di Jombang

Sumber : Dtc

Jawa Timur — Harga pupuk non subsidi di Kota Jombang, Jawa Timur, mengalami kenaikan hingga 10-22 persen. Ini disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah yang berada di kisaran Rp15 ribu/dolar Amerika Serikat.

Akibatnya, harga pupuk naik cukup melejit. Dilansir dari Detikcom, di salah satu agen di kawasan Jalan KH. Wahid Hasyim, pupuk jenis KCL naik dari Rp 5 ribu/Kg menjadi Rp 6.500/Kg, pupuk NPK naik dari Rp 9 ribu/Kg menjadi Rp 11 ribu/Kg, sedangkan pupuk ZA naik dari Rp 4 ribu/Kg menjadi Rp 4.500/Kg.

“Pada dasarnya pupuk impor pasti naik. Pupuk produk lokal yang bahannya impor juga mulai naik,” kata Renata Festiani, pemilik agen, Sabtu 08 September 2018.

Namun demikian, menurut Renata, kenaikan harga pupuk non subsidi ini belum berdampak pada kuantitas penjualannya. Hanya saja, dirinya kerap kali mendapat keluhan dari para petani.

“Petani jelas mengeluh, bagaimana lagi kalau tak dipupuk tidak dapat hasil,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Renata, kenaikan juga terjadi pada obat-obatan pertanian impor. “Kenaikan sekitar 10 sampai 15 persen,” tutupnya. (*)

#pupuk, #non, #subsidi, #rupiah, #anjlok, #dolar, #harga, #agen,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *