Cegah Faham Radikalisme, BKM Alkautsar Gelar Tablig Akbar Ustadz Farhan Abu Furaihan

*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id,  Desanda – Tanggamus

LAMPUNG — Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Kautsar Kota Agung Tanggamus menggelar Tablig Akbar (TA) Safari Dakwah Ustadz Farhan Abu Furaihan, Hafizhahullah, alumni Darul Hadist Yaman, Sabtu (08/09/2018) mulai pukul 18.30 Wib.

TA yang digelar dalam rangka dakwah ilmiah mengantisipasi berkembangnya faham-faham radikalisme dan menyimpang dari akidah Islam ini, dihadiri Dandim 0424 Tanggamus Letkol ARH Anang Hasto Utomo yang diwakili Kasdim. Mayor. Inf. Suhada Erwin.

Hadir juga Kapolres Tanggamus AKBP. I Made Rasma diwakili Kapolsek Kotaagung AKP. Syafri Lubis, Uspida Kotaagung, tokoh agama dan jemaah masjid Al-Kautsar serta Komunitas Bantuan TNI Polri (Kombatpol).

Menurut Ketua BKM Al-Kautsar Ustadz Subuki, Tablig Akbar berhasil digelar bekerjasama dengan Kodim Tanggamus, Polres Tanggamus dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Adapun materi yang disampaikan dalam Tablig Akbar oleh ustadz Farhan Abu Furaihan yakni ” Pengorbanan Muslim Untuk Agama Dan Negeri”.

“Penyelenggaraan kajian dakwah ilmiah seperti Tabliq Akbar ini sangat penting, terutama untuk pencerahan para generasi muda, khususnya para pelajar, dalam meningkatkan perannya sebagai umat muslim. Yaitu dalam menjaga kesatuan dan persatuan negeri kita dimasa mendatang. Ditengah tengah gencarnya faham faham asing yang negatif yang masuk melalui kecanggihan tekhnologi dan hoaks, ” kata ustadz Subuki.

Sementara itu Kasdim Mayor. Inf. Suhada Erwin sangat mengapresiasi digelarnya Tablig Akbar tersebut, karena tentunya sangat positif, didalam meningkatkan ukhuwah islamiyah dan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semoga kajian dakwah ilmiah yang akan disampaikan ustadz Farhan Abu Furaihan ini, dapat bermamfaat bagi kita semua,” katanya.

Diketahui ustadz Farhan Abu Furaihan kelahiran Mereudeu Provinsi Aceh yang bulan Mei lalu baru genap berusia 28 tahun ini, sebelumnya juga diundang mengisi Tablig Akbar di Talang Padang, Tanggamus, dimasjid Baiturrohman menyampaikan dakwah dengan tema “Bahayanya Komunisme Terorisme dan Radikalisme”.

Kemudian di masjid Taqwa Pringsewu ustadz Farhan menyampaikan dakwah dengan tema “Indahnya Taman Syurga” dan di masjid Al Wasi’i Kota Bandar Lampung menyampaikan tausyiah tentang ngerinya dosa “Riba”.

Sebelumnya lagi, ustadz Farhan Abu Furaihan yang mengadakan perjalanan Safari Dakwah ini juga mengisi Tablig Akbar di Kota Metro dengan tema “Letakkan Ahklak Di Atas Ilmu” dan di Natar Lampung Selatan dengan tema “Peran Umat Islam Dalam Merebut Kemerdekaan Dan Menjaga NKRI”, dan ustadz Farhan juga diundang disalah satu masjid di Ibukota Jakarta.

Saat mengisi dakwah di Masjid Alkautsar Ustadz Farhan menyampaikan bahayanya jika turut mengeshare berita-berita hoaks, karena dapat memecah belah persatuan rakyat Indonesia.

Kemudian terhadap seorang pemimpin muslim, apalagi pemimpin negeri, seperti Presiden, sikap dan peranan seorang Muslim harus tetap taat dan patuh, hal tersebut juga sesuai Alqur’an dan hadist yang shohih, jadi tidak dibenarkan mencela, menghujat apalagi menentangnya.

Salah satu hadisnya, yakni Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan dalam Shahihnya, dari Hudzaifah bin al-Yaman radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan ada para pemimpin/penguasa setelahku yang mengikuti petunjuk bukan dengan petunjukku dan menjalankan sunnah namun bukan sunnahku. Dan akan ada di antara mereka orang-orang yang memiliki hati laksana hati syaitan yang bersemayam di dalam raga manusia.”

Maka Hudzaifah pun bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang harus kulakukan jika aku menjumpainya?”

Beliau menjawab, “Kamu harus tetap mendengar dan taat kepada pemimpin itu, walaupun punggungmu harus dipukul dan hartamu diambil. Tetaplah mendengar dan taat.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Imarah). (*)

 

#Inspiratif.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *