Ini Isi Surat Bantahan yang Dikirim Rekanan Jaringan Irigasi Kepada FW-MHTB

*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Wardi Saputra-Tuba Barat.

LAMPUNG  -Terkait banyaknya pemberitaan Pembangunan Jaringan Irigasi Way Tulang Balak di Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang terkesan tumpang tindih dan asal jadi, Forum Wartawan Media Harian Tulangbawang Barat Bersatu (FW-MHTB), menerima secarik Kertas Bantahan dari pihak Rekanan.

Secarik kertas tersebut berisi rilisan bantahan yang dikirim itu ditanda tangani langsung oleh Direktur CV Intan Karya M. Yusuf pelaksana proyek Pembangunan Jaringan irigasi Way Tulang Balak yang terdapat 5 (lima) poin sanggahan.

tertulis di kertas tersebut ada lima Poni yang juga di tandatangani oleh Konsultan Pengawas dari CV. Sumber Daya Teknik yang tertera Inspekturnya bernama Habib.

“Bangunan baru tidak tumpang tindih dengan bangunan lama 200 meter. Bangunan Baru melalui Dinas PUPR dan konsultan bahkan ada penambahan ketinggian di atas bangunan lama diluar RAP untuk menyamakan ketinggian. Apa yang di khawatirkan oleh masyarakat atas pembangunan Bendungan Way Tulang Balak tidak ada yang merugikan pihak lain,”Klaim dalam rilisan tersebut, Rabu 12 September 2018.

“Kami selaku rekanan bekerja sesuai dengan gambar dan RAP yang telah ditetapkan. Terima kasih banyak atas kritikan dan sarannya demi kemajuan Tubaba yg kita Cintai,”sambung dalam Rilis tersebut.

Bantahan tersebut sangatlah tidak sesuai dengan apa yang disampaikan Warga sekitar, mengingat, sebelumnya, Lison, Salah satu Warga sekaligus petani pemilik lahan disekitaran Pembangunan Jaringan Irigasi tersebut menyampaikan bahwa Bangunan Lama itu sepanjang 500 Meter.

Ali, Warga lainnya juga mengklaim bahwa dirinya melihat langsung Pengerjaan proyek tersebut bagian dalam bangunan diisi dengan tanah dan hanya bagian luar saja yang diberi Semen.

Sementara Rustam, Kabid Perairan Dinas PUPR Kabupaten Tulangbawang Barat sekaligus selaku PPK diproyek tersebut mengklaim Pekerjaan itu Sesuai dengan Spek,”Kalau pekerjaan yang menimpah bangunan lama itu tidak dihitung, karena itu diluar hitungan Dinas PUPR, kalau memang ada keluhan lain, pekerjaan itukan belum di PHO, jadi nanti kita tegur rekanannya,”jelas Rustam Kamis 13 September 2018.

Rustam juga menuturkan, bahwa Lintas Komisi DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat sudah turun kelokasi yang hasilnya sudah dimuat di beberapa koran dan memang Pekerjaan itu tidak ada masalah,”Kalau ada masalah nanti kita Sama-sama turun saja kelapangan, untuk melihat dimana letak pekerjaannya yang tidak bagus,”Tutup Rustam. (*)

 

#Inspiratif.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *