* Redaksi

Jakrta — Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), akan menentukan sikap politiknya terhadap Pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, pada Pilpres 2019 mendatang pada Ijtima yang akan digelar Minggu 16 September 2019 besok.

Ijtima besok adalah yang kedua, setelah sebelumnya telah menentukan keputusan politik mendukung Capres Prabowo Subianto, 27-29 juli 2018 lalu.

“Ijtima ulama II akan mengukuhkan [dukungan untuk Prabowo-Sandiaga] sambil menyepakati tim sukses nasional para ulama,” kata Pengurus GNPF Ulama Dani Anwar, seperti dilansir dari Tirtoid, Sabtu 15 September 2018.

Saat ijtima ulama I GNPF, ada 4 komisi yang dibentuk peserta acara. Keempatnya yakni komisi politik, dakwah, ekonomi, dan lembaga. Masing-masing komisi menyampaikan hasil rapatnya di penutupan ijtima saat itu.

Komisi dakwah menghasilkan tiga program yakni gerakan salat subuh berjamaah, anti-pemurtadan, dan pemberantasan aliran sesat. Kemudian komisi lembaga memutuskan akan membentuk Badan Pekerja MPUI-I (Majelis Permusyawaratan Umat Islam Indonesia). Komisi ekonomi menghasilkan delapan keputusan terkait pengembangan ekonomi umat.

Menurut Dani, saat ini implementasi hasil pembahasan komisi dakwah dan ekonomi di Ijtima ulama I GNPF sedang dan terus dijalankan. Akan tetapi, hasil rapat dua komisi lainnya belum berjalan maksimal. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*