Pembudayaan Membaca Hendaknya Jangan Hanya Pepesan Kosong

* Rilis

LAMPUNG — Sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca sebaiknya tidak masuk kuping kanan keluar kekuping kiri, membaca merupakan bekal ilmu menuju cerdas yang akan menghantarkan berbagai wawasan menuju prestasi bagi generasi penerus bangsa.

Demikian dikatakan wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat membuka sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca dengan tema ” Implementasi program revolusi mental menuju Indonesia cerdas 2024 di gedung Pusiban lingkup kantor Gubernur Lampung, Rabu 19 September 2018.

Menurutnya,memperluas wawasan dan pengetahuan dengan cara membaca akan mampu meningkatkan kreatifitas,baik ide maupun berbagai infromasi kemajuan, kata dia.

” Gemar membaca harus dilakukan sejak dini,negara akan maju sepanjang sejarah dan peradaban yang hebat kecuali masyarakatnya gemar membaca,” kata Wagub Bachtiar Basri.

Cara mengatasi dekadensi bangsa,moral dan kebodohan harus dilakukan transformasi dengan gerakan revolusi mental sebagai perbaikan karakter bangsa yang terus mengalami kemerosotan.

Karena,kata Bachtiar Basri, gerakan revolusi mental merupakan gerakan perubahan pola pikir dan SDM bangsa.

“Sosialiasi pembudayaan ini harus terus kita dukung dengan penyesuaian di era teknologi,” tutupnya. (*)

 

#Inspiratif.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *