Mobil Bermuatan Tonase Lebih Masih Berkeliran Bebas di Tubaba

*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Wardi Saputra-Tuba Barat.

LAMPUNG -Warga di Tiyuh Penumangan dan Penumangan Baru Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat keluhkan Mobil bermuatan Tonase yang lebih dari Ketentuan.

Menurut Deki, Salah satu Warga Tiyuh penumangan, mobil yang diduga bermuatan Tonase lebih tersebut beraksi pada malam hari,”Banyak sih yang sering lewat disini, baik itu Truk biasa ataupun Fuso, kalau muatannya itu kebanyakan muat Tebu sama Material Proyek, Rata-rata pada malam hari yang banyak, kalau siang ada tadi tidak banyak,”jelas Deki, Kamis 20 September 2018.

Deki juga menambahkan, setiap kali Mobil tersebut lewat selalu Rombongan,”Tidak pernah kalau lewatnya Satu-satu pasti rombongan, paling sedikit Tiga mobil rombongannya, kalau Mobil Truk yang muat tebu Rata-rata lewat ke arah Panaragan tapi tidak tau ntah kemana tujuannya, tapi kalau mobil Fuso ada yang dari arah pertigaan Tugu Pahlawan masuk kearah Tiyuh Penumangan yang bermuatan Material Proyek kalau tidak salah,”tambahnya.

Hal serupa juga disampai oleh Wandi, Warga Tiyuh Penumangan Baru, pada siang hari dirinya juga sering melihat mobil bermuatan yang bisa dipastikan melebihi kapasitas Tonase,”Sebab walaupun Warga tidak semua yang memiliki mobil, tapi warga juga sudah sering melihat dan bahkan ikut memuat singkong hasil Panen, jadi kami juga tahulah ukuran muatan, kalau muatannya sudah lebih dari bak mobil itu rata-rata kalau tidak 9-10 Ton muatannya, apalagi kalau fuso sudah pasti yang diatas 12ton lebih,”Cetus Wandi.

Menurutnya kalau warga di Penumangan Baru sudah tidak heran lagi kalau melihat mobil yang bermuatan seperti ini,”Sudah tidak heran lagi kalau itu, malah hampir tiap hari dan tiap malam mobil yang lewat yang bermacam-macam muatannya, mulai dari Singkong, Sawit, Karet, material bangunan dan yang Lain-lain, Tapi mau diapakan lagi mau kami larang sudah pasti tidak bisa karena bukan wewenang kami, Paling-paling kalau jalannya cepat rusak yang disalahin yang bikin jalan, padahal salah satu penyebabnya karena mobil bermuatan yang cukup berat,”Pungkas Wandi yang diamini beberapa warga lain saat ditemui di Pertigaan Tugu Pahlawan Penumangan Belum Lama ini.

Sementara, diketahui Dinas Perhubungan Kabupaten Tulangbawang Barat melalui Surat Edaran Bupati Nomor:600/92/SE/TBB/X/2013 menyampaikan Batas Tonase yang diizinkan untuk Ruas Jalan Kabupaten Maksimal enam Ton dan Jalan Provinsi delapan ton.
Namun sejauh ini belum ada tindakan tegas untuk penertipan yang dilakukan. (*)

 

#Inspiratif.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *