Kunker ke Polres Tulang Bawang, Ini Penekanan Kapolda Lampung

*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Wardi Saputra-Tuba Barat.

LAMPUNG -Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si bersama Ketua Bhayangkari Daerah Lampung dan rombongan, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Mapolres Tulang Bawang, Jumat 21 September 2018 sekira pukul 09.30 WIB.

Saat tiba di Mapolres, Kapolda beserta rombongan disambut dengan jajar hormat (jarmat) oleh regu Polwan (polisi wanita). Komandan regu jarmat Briptu Novy Permata Sari, SH memberikan laporan bahwa markas komando (mako) dalam keadaan aman dan siap menerima kunjungan.

“Kami dari pemerintah daerah (pemda) Tulang Bawang sangat perhatian dengan TNI dan Polri yang ada disini, karena kami berikan dana insentif setiap bulannya yang langsung diterima oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas,”ujar Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti, SE, MH yang mendapatkan kesempatan pertama untuk memberikan kata sambutan.

Orang Nomor Satu di Kabupaten Tulang Bawang tersebut menambahkan, Situasi kamtibmas yang ada di wilayah Tulang Bawang selama ini berjalan dengan kondusif.”Tokoh adat dan tokoh masyarakat, tolong bantu saya, pak Kapolres dan Dandim untuk memperlancar program nasional yaitu pembangunan jalan tol, yang mana jalan tersebut nantinya sangat membantu untuk kemajuan dan perkembangan daerah,”tambah Hj. Winarti.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si mengatakan, hanya ada Dua harapan yang sangat diinginkan oleh masyarakat,” *Pertama* kalau mereka datang ke kantor polisi ingin dilayani dengan baik, *kedua* kalau ada masalah jangan mereka di persulit,”ujar Purwadi Arianto.

Selain itu dirinya juga mengibaratkan, tugas kepolisian itu sebagai oli yang berfungsi menjadi pelumas untuk melancarkan sesuatu yang macet. Polisi harus memberikan kelancaran karena tugasnya itu menyelesaikan masalah.

“Beda dokter dengan polisi adalah kalau orang yang datang ke dokter artinya dia sakit organnya, sedangkan kalau orang yang datang ke polisi berarti sakit tingkah lakunya. Dokter pasti meminta uang imbalan sebagai jasa, sedangkan polisi tidak boleh meminta uang kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Drs. Purwadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *