Jaga Netralitas, Din Syamsudin Mundur Dari Utusan Presiden

* redaksi
Jakarta — Ingin mewujudkan netralitas dalam Pemilihan Presiden tahun depan, Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin, memilih mundur sebagai utusan khusus Presiden Joko Widodo.
Surat pengunduran diri Din dari jabatan di lingkungan Istana, sudah diserahkan.
“Tadi suratnya sudah saya sampaikan dengan alasan karena pada hari ini Pak Jokowi selain sebagai tetap sebagai presiden, tapi beliau juga sebagai capres,” ujar Din setelah menjadi pembicara di acara ultah KAHMI ke-52 di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat 21 September 2018.
Namun demikian, Presiden Joko Widodo, mengaku belum menerima surat tersebut. Jokowi belum bisa menanggapi lebih jauh soal mundurnya Din sebagai utusan khusus presiden untuk dialog dan kerja sama antar-agama dan peradaban, menurutnya, Senin 24 September 2018, dirinya akan bertemu dengan Din.
“Saya belum terima suratnya. Saya juga belum terima beliau. Mungkin Senin saya menerima beliau,” jelas Jokowi, seperti dilansir dari Detikcom. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *