Ketua DPC PDI-P Tubaba Bantah Tudingan Pembagian Beras Yang Dilakukan Kadernya

*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Wardi Saputra-Tuba Barat.

LAMPUNG – Calon Legislatif (Caleg) Kabupaten Tulangbawang Barat Daerah Pemilihan (Dapil) III (Tiga) nomor urut 4 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Rubiono tidak pernah merasa menyuruh membagikan beras kepada warga.

Sebelumnya, Rubiono dilaporkan oleh lawan politiknya yaitu Caleg asal Partai Demokrat Ari Gunawan Tantaka ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) lantaran beras rastra Dinas Sosial terselip dengan kalender miliknya di Tiyuh Tunas Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulangbawang Barat.

Terkait dengan adanya Laporan tersebut, Rubiono menunjukkan sikap koperatif atas proses dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Tulangbawang Barat.

“Itukan ada isu dan ada laporan pembagian beras, bahasa itu tidak betul, dan pada dasarnya saya tidak tau beras itu dari mana, mungkin beras apa, kalau ada stiker dan kalender memang betul itu punya saya, ketika itu saya di tetapkan jadi Daftar Calon Tetap (DCT), saya menggumpulkan warga bahwa saya akan menyalon angota dewan di Kabupaten Tulangbawang Barat,”ungkap Rubiono saat dikantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten setempat, Kamis 08 November 2018.

Rubianto merasa heran, ketika kalender yang ia berikan tersebut malah dipermasalahkan karena terdapat pada beras yang asalnya tidak diketahui, termasuk tim pemenangannya sudah dikroscek terkait beras tersebut namun tidak satupun yang merasa membagikan beras atas nama pencalonan dirinya.

“Saya berharap kepada semua pihak agar tidak ada rasa dendam atas Pileg yang akan digelar 2019 mendatang, pada dasarnya masyarakat kita butuh wakil yang benar-benar dapat di percaya, dan butuh wakil dari Gunung Agung, kebetulan masyarakat sana (Dapil 3) antusias mendukung, jadi atas dasar itu saya siap dan pilih lewat partai PDI-P, Alhamdulilah PDI-P menerima, jujur ini masih pemula dan semoga kelak bisa mewakili mereka dari dapil 3,” paparnya.

Ditempat yang sama, Ponco Nugroho, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Tubaba mengapresiasi sejumlah pihak yang telah bersungguh-sungguh untuk ikut andil dalam perkara yang dilaporkan oleh Caleg Demokrat Tubaba terhadap kader sekaligus calegnya

“Yang pertama saya berterimakasih buat kawan-kawan wartawan, terutama bawaslu yang telah menyelesaikan ini,” ungkapnya.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tubaba ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan koperatif terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Gakumdu Tubaba sehingga penyelesaian kasus dugaan pelanggaran pemilu tersebut dapat membuahkan hasil dan keputusan.

“Dalam awal klarifikasi ini Rubianto kita hadirkan disini, serta sudah ditanya, dia mengaku tidak pernah bagi-bagi beras, kalau kalender dan stiker memang sudah disampaikan kerena itu merupakan alat peraga,” tutur Ponco.

“PDI-P ingin menang dengan  bersih, jika terdapat kader yang melakukan pelanggaran maka Kami akan memberikan sanksi tegas, begitupun sebaliknya kalau sampai kader PDI-P ada yang menzolimi seperti yang terjadi pada Rubianto, maka Kami akan membelanya sampai titik penghabisan,” Tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *