Persiapan UNBK Dimatangkan, Kadisdikbud Lampura Datangi Sekolah

*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Berkhin.S – Lampura

LAMPUNG – Dengan target laksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2019 mendatang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara, turun ke bawah untuk mematangkan persiapan.

Kepala Disdikbud Lampura Suwandi didampingi Kasi SMP Merly Sofia mengatakan, ia sudah turun ke beberapa sekolah untuk mengecek bangunan-bangunan yang akan dijadikan Lab Komputer dalam persiapan UNBK 2019 mendatang. Selain mengunjungi SMPN 2 Kotabumi dan SMPN lainnya, ia bersama Kasi SMP juga mengunjungi SMPN 4 Kotabumi.

Dalam kunjungannya Suwandi mengatakan, selain melakukan pemantauan dalam pembangunan Dana Alokasi Khusus (DAK) ia juga memberikan pemahaman kepada Kepsek dan Guru tentang UNBK.

“Kami turun ke sekolah-sekolah ini untuk meninjau persiapan UNBK di tahun 2019. Salah satunya pembangunan DAK Laboratorium untuk Komputer,” tutur Suwandi saat diwawancarai Awak Media, Selasa 13 November 2018.

Upaya pencapaian UNBK dilanjut Suwandi, sudah disosialisasikan sejak tiga tahun yang lalu dan hingga tahun 2018 belum ada sekolah yang mampu melaksanakannya. Untuk itu Disdikbud menghendaki di tahun 2019 nanti setidaknya sudah 50 persen sekolah melaksanakan UNBK saat ujian nanti.

Sebagai langkah UNBK dapat dilaksanakan antaranya dapat bekerjasama dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Lampung Utara yang sudah memiliki Lab dan kelengkapan Komputer. Lalu meminjam Laptop milik Siswa dan milik Guru, sehingga Sekolah bisa mempersiapkan Servernya. Dapat juga dengan cara Komite melakukan sumbangan, ini sifatnya bantuan suka rela, tidak dipaksakan dan tidak dipatok besarannya,

“Memang diperbolehkan menerima sumbangan suka rela, itu ada dalam Peraturan Mentri (Permen) Pendidikan RI Nomor 75/2016 tetang Komite Sekolah. Kemudian Permen RI Nomor 48/2008 tentang Pendanaan Pendidikan. Dan Undang-Undang(UU) Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Ingat menerima sumbangan suka rela bukan pungutan yang dipatok dan dipaksakan,” tegasnya.

Suwandi menyatakan, jika ada sekolah yang melakukan Pungutan Liar (Pungli) silakan lapor ke Disdikbud Lampura. Pihaknya juga mendapat informasi adanya sumbangan di beberapa sekolah yang diambil dari hasil rapat. Namun semua sudah dibatalkan karena hasil rapat itu bukan sumbangan suka rela tetapi Pungli. Beberapa sekolah itu diantaranya SMPN 3 Kotabumi dan SMPN 6 Kotabumi.

“Menurut tim yang saya turunkan itu bukan sumbangan tapi dalam bentuk pungutan. Dan itupun dari hasil rapat baru melapor ke Dinas. Maka saya perintahkan untuk di batalkan. Kalau sudah kita himbau, panggil tegur tetap tidak diindahkan kita serahkan ke Inspektorat,”pungkasnya. (*)

Keterangan Foto : Kadisdikbud Lampura Suwandi didampingi Kasi SMP Merlyn Sofia dan Kepsek SMPN 4 Kotabumi Sukma saat diwawancarai Awak Media terkait UNBK, Selasa, 13 November 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *