Terungkap, Ini Bahayanya Menghisap Lem Untuk Jangka Panjang

* Redaksi
JAWA TIMUR — Dalam beberapa tahun terakhir, banyak ditemukan kasus anak-anak muda usia sekolah menghisap lem (mabuk lem) di sejumlah wilayah di tanah air termasuk Kota Surabaya. Namun tahukah anda kandungan dan efek bagi penggunanya?
Dilansir dari Detikcom, ternyata dalam lem tersebut terdapat kandungan LSD (Lysergic Acid Diethilamide), sehingga mengakibatkan penggunanya merasa ‘fly’ atau mabuk, setelah menghirup aroma Lem.
Zat tersebut, menurut Salah satu dokter dari Dinas Kesehatan Jawa Timur, Dokter Tanti Melani, adalah golongan zat adiktif yang dapat menimbulkan halusinasi. Dan jika dihirup melalui hidung maka akan mengubah pikiran, suasana hati, perasaan, dan perilaku yang menghirupnya.
“Jika penggunaan dilakukan dalam jangka panjang atau overdosis, efeknya bisa menyebabkan depresi pernafasan, otak dan paru. Nanti efeknya itu juga bisa addict (kecanduan),” kata Tanti kepada wartawan, Senin 19 November 2018.
Untuk mendapatkan lem juga sangat gampang, karena memang bukan termasuk barang yang dilarang seperti jenis narkoba. Para pengguna bisa dengan mudah membeli lem di toko bangunan atau toko kelontong dengan harga sekitar Rp 15 ribu per kalengnya.
Sebelumnya diberitakan, lima anak di bawah umur tertangkap basah oleh Satpol PP sedang ngelem di Jalan Banyu Urip Kidul V, Surabaya.
Kepala Satpol PP Surabaya Irvan Wuryanto mengatakan saat mengamankan anak-anak tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa satu kaleng lem, yang isinya sudah dituang ke dalam beberapa plastik.
“Betul, mereka rata-rata pelajar. Mereka sedang bolos sekolah dan kami dapati mereka membawa lem. Sepertinya mereka akan melakukan pesta lem, dan dari hasil pemeriksaan memang ada yang positif pil double L,” kata Irvan, seperti dilansir dari Detikcom. (dtc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *