Ini yang disampaikan Kabag Tapem Tubaba terkait penahanan Kepala Tiyuh Agung Jaya

*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Wardi Saputra-Tuba Barat.

LAMPUNG – Pasca dilakukannya penahanan terhadap Sugiarto (47) yang merupakan oknum Kepalou Tiyuh Agung Jaya Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) atas tuduhan Tindak Pidana Korupsi oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Pemkab Tubaba belum memberikan tindakan dalam rangka merespon persoalan tersebut Lantaran masih menunggu delik hukum yang menjerat Sugianto.

“Kita belum menindaklanjutinya, Yang jelas kita masih menunggu dari penegak hukum, seperti apa perkaranya,”ungkap Somad, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setdakab Tubaba melalui ponselnya, Minggu 13 Januari 2019.

Somad juga menegaskan, untuk saat ini roda pemerintahan di Tiyuh Agung Jaya tetap terus berjalan seperti sedia kala.

“Kalau urusan pemerintahan tiyuh kami pastikan harus tetap berjalan, Terutama pelayanan terhadap masyarakat, karena masih ada sekretaris tiyuhnya. Jadi, di tiyuh tidak ada kendala,”ucap Somad.

Disamping itu, lanjutnya, Pemkab Tubaba juga akan melihat sejauh mana tindakan yang dilakukan oleh oknum Kepalou Tiyuh Agung Jaya itu agar pihaknya dapat mengambil langkah serta tindakan.

“Ya, kita nanti lihat persoalan yang menjeratnya (Sugianto) seperti apa, kalau memang dimungkinkan kita memberikan bantuan hukum, kita akan melihatnya nanti,” tukasnya.

Sebelumnya, Oknum Kepalou Tiyuh Agung Jaya tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Tulang Bawang setelah Aparat Kepolisian Polres Tulang Bawang melakukan pelimpahan berkas (P21) perkara tuduhan Pungutan Liar (Pungli) yang diduga dilakukan oleh tersangka terhadap warganya yang hendak mengurus balik nama surat tanah yang terkena Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Terbangi Besar-Kayu Agung pada tahun 2017 silam.

“Iya, kita lakukan penahanan terhadap tersangka (Sugiarto) atas pelimpahan dari Unit Tipikor Polres Tulangbawang. Ya, terjerat Tindak Pidana Korupsi yang mana tersangka ini melakukan pungli balik nama surat tanah warganya yang terkena dampak jalan tol,”kata Akhmad Rafliansyah, Kasi Intelejen Kejari Tulangbawang melalui ponselnya, Rabu 09 Januari 2019 sekira pukul 19.00 WIB

Rafli menjelaskan, tersangka dijerat dengan Pasal 12 Huruf A dan E Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Tersangka kami tahan sekitar pukul 17.00 WIB Rabu tanggal 9 bulan Januari tahun 2019 sore tadi,”terang dia.

Sekedar mengingatkan, Jumat 14 April 2017 lalu sekitar pukul 15.00 wib Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Tulangbawang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sugiarto, Kepalou Tiyuh Agung Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Tubaba.

Sugiarto terkena OTT pungli terkait kepengurusan balik nama surat tanah milik masyarakat Agung Jaya, yang terkena gusuran jalan tol di wilayah Way Kenanga, Tubaba. Saat itu Kasatreskrim Polres Tulangbawang masih dijabat oleh AKP Efendi. Ia mengatakan, OTT dilakukan di kediaman Sugiarto, tidak lama usai Sugiarto menerima uang pungli senilai Rp 1,9 juta.

Saat penangkapan, Tim Saber Pungli Polres Tulangbawang mengamankan barang bukti berupa uang sejumlah Rp 1,9 juta, kemudian satu lembar kuitansi warna merah, yang bertuliskan tanda terima uang sejumlah Rp 1.250. 000 dari MA kepada MU, yang ditandatangani di Agung Jaya, 14 April 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*