*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Wardi Saputra-Tuba Barat.

LAMPUNG – Terkait tindakan yang telah dilakukan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Tulangbawang Barat atas pemberhentian sepihak kepada penjaga malam tersebut dianggap tidak sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Jum’at, 15 Maret 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Bagian Hukum Kabupaten Tulangbawang Barat melalui Budi Sugiyanto Kasubbag Perencanaan Produk Hukumnya saat dimintai keterangan diruang Kerjanya Pada Kamis, 14 Maret 2019 sekira Pukul 13.00 WIB.

Budi menjelaskan, berdasarkan Perbup, untuk pemberhentian Tenaga Kontrak memang bisa dilakukan dengan ketentuan yang bersangkutan mengundurkan diri, tersandung Hukum dan meninggal dunia.

“Bisa saja diberhentikan dengan alasan lain, dengan catatan yang bersangkutan tidak aktif dalam melaksakan tugasnya, Contoh, dia jarang kerja tanpa alasan yang tidak jelas atau lalai dalam tugas, itupun tidak bisa serta merta diberhentikan, harus mengikuti ketentuan yang telah ada yaitu diberikan teguran secara lisan terlebih dahulu, kalau itu tetap diabaikan dan dia masih tidak mengindahkan maka diberikan teguran secara tertulis, kalau pun itu tetap saja diabaikan maka Satker tempat dia bekerja mengajukan surat pemberhentian kepada Bupati,setelah Bupati memutuskan baru yang bersangkutan bisa diberhentikan.”Jelas Budi.

Saat disinggung terkait tindakan yang dilakukan Kadis PP dan KB tersebut, Budi menerangkan tindakan yang dilakukan itu tidak bisa dibenarkan.

“Kalau alasan yang disampaikan oleh tenaga Kontrak tersebut benar, yang menjadi acuan Kadis untuk pemberhentiannya itu mengacu dari aturan mana, tidak bisa dong mengambil keputusan sendiri tanpa berpatokan dengan aturan yang ada.”Tegasnya.

Sementara Dinas PP dan KB Kabupaten Tulangbawang Barat saat akan dimintai tanggapan terkait persoalan tersebut pada Jum’at 15 Maret 2019 (hari ini) sekira pukul 10.45 WIB Kantor sudah Tutup, baik pegawai honorer maupun PNS tidak ada lagi bahkan pintu sudah terkunci.

(YS), Salah satu pegawai yang bekerja di Dinas Pariwisata kebetulan kantornya pas didepan kantor PP dan KB tersebut menjelaskan, Kalau pagi tadi yang terlihat ada kantor cuma beberapa saja pegawai masuk.

“Sudah pada pulang kalau pegawai Dinas PP dan KB, kalau Kadisnya kami kurang tau apakah masuk atau tidak soalnya kalau dari luar tidak keliatan tidak tau kalau didalam,”Ucapnya.

ketika ditanya soal penjaga malam yang telah berhenti bekerja di PP dan KB, (YS) membenarkan bahwa MN memang sudah tidak lagi bekerja.

“Sepertinya memang sudah tidak kerja lagi bang, katanya sih sudah dipecat Kadisnya, tapi tidak tau juga yang sebenarnya, sebab sudah ada penjaga malam yang baru kalau panggilannya Odi kalau tidak salah, Orang dari Bappeda tapi beberapa hari ini tidak masuk juga karena kecelakaan,”Tutupnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*