*Rillis Humas Darmajaya

LAMPUNG —Campus France Indonesia melakukan sosialisasi studi ke Prancis di kampus biru Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, di Aula Gedung Alfian Husin, Rabu 13 Maret 2019.

Penanggung jawab Campus France Indonesia, Nur Fitria mengatakan sosialisasi dilakukan kepada mahasiswa, karyawan, dan pengajar di IIB Darmajaya yang ingin melanjutkan studi ke Perancis. “Tujuannya agar mereka mendapat gambaran studi di Perancis dari biaya hidup, belajar hingga tempat tinggal,” kata dia, kepada peserta sosialisasi.
Fitri-biasa dia disapa-juga mengatakan Pemerintah Perancis saat ini sedang dalam proses mengkaji kebjikan penghapusan biaya studi untuk jenjang sarjana. “Saat ini Pemerintah Prancis sedang mengkaji untuk menghapuskan biaya studi untuk jenjang S1,” kata dia.

Menurutnya, untuk penerima beasiswa Pemerintah Perancis diprioritaskan untuk bertempat tinggal yang telah disediakan pemerintah. “Belajarnya di Perancis tidak jauh berbeda untuk waktunya pagi jam delapan sampai jam sore kuliahnya. Setelah perkuliahan biasanya ada diskusi. Misalkan setelah kuliah sore dilanjutkan diskusi boleh mengikuti atau boleh tidak tapi lebih baik mengikuti karena menambah ilmu,” bebernya.

Setiap tahunnya, lanjut dia, terdapat 400 hingga 500 mahasiswa berkuliah di Perancis. “Kebanyakan didominasi untuk mengambil Ilmu Politik, tetapi imbang antara sosial dan teknik,” kata dia.
Fitri berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat menarik minat mahasiswa, pengajar, dan karyawan di IIB Darmajaya. “Jangka panjangnya ada ketertarikan studi di Perancis disini,” terangnya.
Sementara, Wakil Rektor IV IIB Darmajaya, Prof. Zulkarnaian Lubis, M.S., Ph.D., mengatakan kerjasama dengan Warung Perancis Indonesia merupakan bagian dari peningkatan IIB Darmajaya menjadi kampus internasional. “Kita juga bisa menerima mahasiswa internasional yang kuliah di sini,” kata dia.
Hal ini, kata dia, untuk membuka peluang kerjasama dengan universitas di Eropa. “Kita ingin agar peluang mahasiswa dalam menimba ilmu tidak hanya di Indonesia tapi juga di Eropa terutama Perancis,” tuturnya.

Direncanakan, lanjut Prof Zulkarnain, IIB Darmajaya akan segera membuka Kursus Bahasa Prancis diselenggarakan bekerjasama dengan Institut Francis Indonesia yang merupakan lembaga resmi dari Kedutaan Prancis. “IFI yang dapat mengeluarkan Ijazah DELF dan DALF sebagai syarat agar dapat studi di negara pusat fashion tersebut,” kata Prof. Zulkarnain Lubis yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) IIB Darmajaya itu. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*