Foto : Ilustrasi

MAKASSAR — Polisi juga menyita total puluhan gram sabu disembunyikan di salah satu amplop bertuliskan ‘panti asuhan’, oleh kesebelas terduga pelaku yang diduga pengedar sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang diringkus polisi.

Menurut Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, hal itu untuk melabui petugas.

“Jumlahnya kurang lebih total ada 40 gram. Ini ditaruh ke dalam amplop untuk menyamarkan,” jelas Diari.
Dari sebelas terduga pelaku pengedar barang haram tersebut, satu diantaranya ditembak polisi lantaran melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan dan pencarian barang bukti sabu, yang diduga masih disembunyikan.

“Jadi menurut informasi masyarakat di Karuwisi ditangkap lah pelaku. Kemudian dilakukan pengembangan dia membonhongi petugas dan melakukan perlawanan hingga dilakukan upaya tegas,” kata Kompol Diari.
Sebelumnya, Kompol Diari Astetika, Sabtu 25 Mei 2019 menjelaskan, kesebelas tersangka terindikasi terlibat dengan jaringan bandar sabu di Malaysia.

“Ada yang satunya residivis dan DPO dari satuan Narkoba yang sudah TO (Taeget Operasi) dan mengambil narkotika ini dari salah satu Kabupaten di provinsi Sulsel yang kemungkinan besar jaringan ini sampai ke luar pulau Kalimantan dan Malaysia,” ujarnya seperti dilansir dari Detikcom.

Para terduga pelaku tersebut, dibekuk oleh polisi tim Narkoba Polrestabes Makassar bersama Resmob Polsek Panakukkang di lokasi berbeda-beda wilayah setempat. Ini setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. (detikcom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *