(Foto : Ilustrasi)

JAKARTA — Polisi menyita Sebanyak 10 kg sabu dan ratusan pil ekstasi di kawasan Tambora Jakarta Barat. Barang haram tersebut diamankan dari tersangka berinisial NH (41).

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manssoh, Selasa 24 Desember 2019, menuturkan pengungkapan itu berdasarkan hasil pengembangan informasi dari pelaku yang tertangkap sebelumnya. Pelaku tersebut mengatakan di wilayah tersebut sering dijadikan lokasi peredaran narkoba.

NH (41) awalnya ditangkap beserta barang bukti 10 kg sabu di Jalan Prof Latumenten Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat. Penangkapan itu dipimpin Panit Narkoba Polsek Tambora Iptu Yugo Pambudi.

“Selanjutnya Tim melakukan penyelidikan dan mendapati seseorang yang mencurigakan sedang membawa sebuah tas warna hijau. Pada saat tim menghampiri orang tersebut dan melakukan penggeledahan tasnya, ditemukan 11 (sebelas) paket besar diduga berisi sabu (Metamfetamina) yang terbungkus plastik warna hijau,” kata Kompol Iver, seperti dilansir dari laman Detik.com.

Dijelaskan Kompol Iver, dari pengakuannya pelaku NH mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang bernama IW untuk diberikan kepada seseorang yang belum diketahui namanya. Saat ditangkap, NH sedang menunggu perintah dari seseorang berinisial AD.

“Dalam menjalankan tugasnya, pelaku dijanjikan akan diberikan upah sebesar Rp 1.500.000, jika sabu telah sampai atau diterima oleh pemesannya,” tambahnya.

Tak cukup sampai di situ, kata Iver, polisi lalu menggeledah rumah tersangka di Jalan Pesing Gadok Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat. Dari rumah itu sejumlah barang bukti ditemukan.

“Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 1 paket klip kecil berisi sabu, 54 butir pil ekstasi warna hijau, 110 butir pil ekstasi warna merah, 11 butir pil ekstasi merah bentuk kepala burung, 220 butir happy five dan uang tunai sebesar Rp 1.300.000,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, tersangka NH dijerat Pasal 112 Sub 114 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (detik.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *