Menu

Mode Gelap
Lapangan Korpri ‘Mendadak Internasional’, Ini Sebabnya Bupati Egi Minta Perangkat Daerah Genjot PAD Menko Zulkifli Hasan Gelontorkan 7.000 Bibit Kopi-Kakao untuk Petani Lampung Selatan Pemkab Lampung Selatan Genjot Realisasi Anggaran dan Penguatan Layanan Publik Pemprov Lampung Terus Dorong Pengembangan Pariwisata dan UMKM

Daerah · 17 Nov 2025 21:17 WIB ·

Hadir di PWI Lampung, Akhmad Munir Tekankan Wartawan Harus Perkuat Jati Diri


 Hadir di PWI Lampung, Akhmad Munir Tekankan Wartawan Harus Perkuat Jati Diri Perbesar

LAMPUNG, – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menegaskan, PWI dilahirkan bukan semata mata menyajikan wartawan di indonesia. Tetapi PWI hadir dari sebuah tekad, semangat untuk turut memperjuangkan kemerdekaan dan keutuhan Republik Indonesia (RI).

Menurutnya, ketika bicara nilai nilai perjuangan. Maka, sepanjang Republik ini ada PWI turut terus dipegang bersama sama bangsa dan negara.

“PWI ini memiliki DNA perjuangan. Oleh karena PWI terus jaga Marwah dengan tekat semangat perjuangan. Juga ada komunitas pers menjaga dan beradaptasi terhadap disrupsi media.” Jela Ketum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam agenda pekan pendidikan wartawan, di PWI Provinsi Lampung, Senin 17 November 2025.

Mengenai disrupsi (perubahan besar), yang berdampak pada perkembangan perusahaan pers ditengah arus digitalisasi dan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI). Akhmad Munir berpesan agar segera beradaptasi dengan keadaan agar menjadi relevan dengan menyajikan fakta.

“Oleh karenanya Kita harus terus beradaptasi dengan perubahan lingkungan, perubahan yang terjadi agar terus relevan dengan lingkungan yang ada. Ketika ada informasi Informasi yang tidak benar dan terus dibiarkan bebas, bisa menjadi seolah benar adanya. Oleh karenanya, kita harus kita lawan dis informasi apa lagi fitnah, agar yang namanya hoax tidak terjadi. Ini tugas kita.” Tegasnya.

Kemudian berkaitan disrupsi media, perkembangan tekhnologi yang berdampak pada tertekannya perusahaan pers nasional. Munir berpesan agar tetap menjaga integritas dan penguatan kaidah wartawan.

Disampaikannya saat ini pers nasional tertekan dengan platform media, hampir 75 persen habis dengan hadirnya flat form seperti Google, YouTube, Tiktok Facebook, Instagram, dan lainnya.

Hal itu yang membuat perusahaan Pers hanya dapat sebagian kecil dan itupun harus direbutkan 350.000 media online dan 10.000 media baru.

“Apa yang harus dilakukan, yang harus dilakukan yaitu harus menunjukkan integritas dan kualitas. Artinya, wartawan harus memperkuat jati diri dengan menguatkan jati diri wartawan dengan menguatkan kaidah jurnalis yang berkualitas” ucap dia.

Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id, untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Jaringan Internet Polri Hadir di 76 Titik Bencana

7 Desember 2025 - 21:41 WIB

Brimob Polda Kaltara Membangun Jembatan Roboh di Tapal Batas, Sebatik Tengah

7 Desember 2025 - 20:23 WIB

Brimob Lampung BKO Polda Sumbar Hadirkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir

7 Desember 2025 - 20:21 WIB

Polda Lampung Lepas Tim Bantuan Kesehatan untuk Wilayah Terdampak Bencana

6 Desember 2025 - 21:20 WIB

Pemerintah Kota Bandar Lampung Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan

6 Desember 2025 - 21:12 WIB

BRI-YBM Mukomuko Gelar Khitanan Gratis Sambut HUT Ke-130

6 Desember 2025 - 14:22 WIB

Trending di Daerah