IIB Darmajaya Kembali Raih Anugerah KI Lampung 2019

*Rilis Humas Darmajaya

BANDAR LAMPUNG — Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali meraih Anugerah KI Lampung 2019 pada Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik, yang digelar di Sheraton Hotel, Rabu 11 Desember 2019 sore. Tahun 2018 lalu, kampus biru ini juga meraih penghargaan yang sama.
IIB Darmajaya meraih penghargaan untuk kategori Cukup Informatif bersama Universitas Lampung (Unila), Universitas Islam Negeri (UIN) Radin Intan. Sementara, Institut Teknologi Sumatera (Itera) meraih Predikat Informatif dan Universitas Islam Negeri (UIN) Metro hanya meraih predikat partipasi dalam pemeringkatan tersebut.

Penghargaan Anugrasi KI Lampung 2019 diterima langsung Kabag Humas, Publikasi, dan Dokumentasi IIB Darmajaya Lukman Hakim, S.P. mewakili Rektor IIB Darmajaya Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc. dari Ketua KI Lampung Dery Hendryan, S.I.P., SH., MH., Mediator. “Alhamdullillah, saat ini, kita mendapat nilai cukup baik, 78.303, di atas PTN. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa menjadi yang terbaik,” kata Firmansyah.
Firmansyah juga mengatakan penghargaan ini merupakan kerja tim Darmajaya. Dia berharap penghargaan ini akan memacu sivitas akademika IIB Darmajaya menjadi lebih baik lagi. “Ini adalah kerja bersama semua bagian, unit dan Tim di IIB Darmajaya. Dengan prestasi ini, semakin memacu kita semua menjadi yang lebih baik, terutama dalam keterbukaan informasi,” kata Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung itu.
Di lain pihak, Ketua KI Lampung Dery Hendryan mengatakan, pihaknya bukan ingin melakukan intervensi, namun hanya menjalankan UU Keterbukaan Informasi No. 14/2008. “Kalau pun ada perguruan tinggi swasta yang kami nilai, karena PTS juga mengumpulkan dana dari masyarakat. Sehingga, sesuai amanat undang-undang juga harus masuk dalam kriteria penilaian,” kata dia.

Dery menyayangkan masih banyaknya badan publik yang belum merespon keterbukaan informasi publik. Menurut dia, dari 134 badan publik yang dinilai dan diberikan kuisioner keterbukaan informasi, hanya 38 badan publik saja yang merespon.
Penilaian pemeringkatan informasi publik tahun ini, kata Dery, memang sedikit berbeda. Dimana, penilaian tahun ini dibagi dalam kategori partisipasi, cukup informatif dan menuju informatif atau informatif. Untuk tahun ini, yang mendapatkan piala penghargaan hanya untuk badan publik yang masuk kategori Informatif.
“Sedangkan yang lainnya kami beri piagam penghargaan dengan skor nilai. Yang meraih penghargaan sebagai partisipasi, semoga tahun depan meraih Predikat Cukup Informatif dan seterusnya semakin meningkat,” kata dia.
Penghargaan Anugerah KI Lampung 2019 yang diterima IIB Darmajaya merupakan penghargaan kedua dalam waktu kurang dari 24 jam. Sebelumnya, Selasa 10 Desember 2019 malam, di Hotel Novotel, Fajar Surya Televisi (FSTV) memberikan penghargaan kepada Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, yang telah berkontribusi untuk dunia pendidikan di Provinsi Lampung .
Penghargaan diberikan Direktur PT Suluh Media Indonesia, Irzon Dwi Darma, S.I.Kom. kepada Rektor yang diwakili Kabag Humas, Publikasi dan Dokumentasi IIB Darmajaya Kepala Bagian Humas dan Publikasi Lukman Hakim, S.P. Penghargaan itu diberikan saat perayaan HUT ke-1 FSTV. FSTV juga memberikan penghargaan kepada kepala daerah, anggota DPRD, tokoh buruh dan tokoh perempuan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: