• Ming. Agu 16th, 2020

Mau PHK Pramugari?, Pikir-pikir dulu Dong

JAKARTA — Posisi Pramugari dalam keberlangsungan bisnis penerbangan sangat penting, terlebih para pramugari tersebut sebelum bekerja sudah memiliki sertifikat dan keahlian khusus.

President Director Aviatory Indonesia Ziva Narendra Arifin menilai, mereka (pramugari) bukanlah SDM yang sembarangan.

“Perlu diingat bahwa SDM maskapai yang berkaitan dengan teknik penerbangan, baik itu pramugari, mekanik, Flight Operations Officer (FOO), dan pilot adalah SDM berbasis lisensi dan sertifikasi yang spesifik,” ujarnya, seperti dilansir dari Detik.com, Minggu 19-Juli-2020.

Ziva mengatakan, dengan sertifikasi dan keahlian khusus membuat ketersediaan SDM maskapai sebenarnya terbatas. Oleh karena itu sudah sepatutnya maskapai memikirkan dengan matang sebelum menjatuhkan PHK kepada karyawannya.

“Nanti saat kondisi mulai pulih dari pandemi, untuk mencari tenaga-tenaga spesialis ini pasti akan sangat sulit,” tambahnya.

Dirinya menyarankan, maskapai untuk memberdayakan pramugari, pilot dan tenaga lainnya di posisi lain di perusahaan. Tujuannya agar mereka tetap bisa bermanfaat bagi perusahaan dan mendapatkan gaji untuk bertahan hidup.

Meskipun patut dimaklumi juga, pandemi yang membuat seluruh penerbangan dihentikan menghantam bisnis maskapai. Terkadang PHK menjadi jalan satu-satunya yang bisa diambil demi menyelamatkan perusahaan.

Kemudian, Arista Atmadjati, Pengamat Penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC) menambahkan, sejak ditutupnya penerbangan pada Maret 2020 memang banyak pekerja maskapai yang dirumahkan.

“Mereka bukan kena PHK tapi sedang long stand by namanya. Yang jual kopi itu bisa jadi efek bulan Maret, April, Mei dan awal Juni sempat maskapai domestik melayani penerbangan dengan frekuensi hanya 10%,” tutupnya. (dtc/kdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *