Unila Gandeng CCAI Untuk Program Pasar Rakyat

Unila Gandeng CCAI Untuk Program Pasar Rakyat

LAMPUNG — Usai meluncurkan Kebun Agro Wisata Melon Universitas Lampung (UNILA), bersama dengan Kelompok Tani Barokah Kresna, Badan Pengelola Usaha UNILA kembali meluncurkan sebuah inisiatif. Kali ini, Pasar Rakyat untuk menjaga lingkungan kampus agar tetap bersih tertib dan nyaman dengan bekerja sama dengan Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia).

Di dalam inisiatif tersebut, Amatil Indonesia turut membantu dalam penyediaan fasiltias dan sarana kebersihan berupa tempat sampah edukasi di lingkungan Kebun Agro Wisata Melon dan Pasar Rakyat UNILA, serta menjalankan program pendampingan wirausaha bagi para pelaku usaha yang terlibat didalamnya.

Kegiatan yang dipusatkan di sekitar GSG seberang Embung Rusa, merupakan gagasan Rektor UNILA Prof. Dr. Karomani, Msi. Beliau berharap inisiatif Pasar Rakyat UNILA dapat menjadi wahana bagi para pedagang kaki lima untuk terus mengembangkan usaha dan kapabilitasnya di lingkungan yang bersih, tertib dan nyaman.

Hal tersebut juga didukung oleh Endi Hasibuan, selaku Direktur Utama Badan Pengelola Usaha UNILA.

“Pembangunan Sumatera, khususnya di Lampung, harus diiringi dengan membangun semangat dan mental sumber daya manusianya. Oleh karena itu, melalui inisiatif ini kami sebagai pelaku akademisi ingin membantu pemerintah Lampung untuk terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di Lampung agar siap berkompetisi dan beradaptasi dalam persaingan perdagangan yang ada di pasar, terlebih lagi dalam situasi pandemi seperti sekarang ini. Kami juga senang dapat bekerja sama dengan Coca-Cola Amatil Indonesia yang memiliki kepedulian tinggi dalam mewujudkan komitmennya untuk tumbuh Bersama masyarakat Indonesia,” ujar Endi, seperti dalam rilis yang diterima Inspiratif.co.id, Senin 14-September-2020.

Yayan Sopian selaku Corporate Affairs Regional Manager Coca-Cola Amatil Indonesia, menyampaikan bahwa tantangan di depan memang tidak mudah, sehingga kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendorong pergerakan ekonomi di Lampung dengan tetap menjalankan peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku.

“Melalui kegiatan ini kami berharap, dapat membangun peluang pertumbuhan ekonomi baru kesadaran edukasi serta kepatuhan, agar kita dapat menyelesaikan segala tantangan yang ada dengan kesehatan dan kesejahteraan yang terjaga,” tambahnya. (*)

Bisnis Laporan Utama