* Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Wardi Saputra

TUBABA -Terkait adanya Beberapa dugaan permasalahan yang terjadi didunia Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten setempat segera ambil Sikap. Senin, 03 Februari 2020.

Adapun dugaan permasalahan yang terjadi didunia Pendidikan Kabupaten Tubaba tersebut diantaranya pada penggunaan anggaran beasiswa politeknik pada tahun 2019 senilai 1,1 Milyar rupiah untuk 40 mahasiswa yang diduga adanya pemotongan, selain itu tentang bantuan Biaya Oprasional Sekolah (BOS) Afirmasi untuk 69 Sekolah yang terdiri dari Sekokah Dasar (SD), Sekolah menengah Pertama (SMP), serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang disinyalir menjadi permainan untuk ajang mencari keuntungan oleh oknum di Dinas Pendidikan kabupaten setempat.

Menyikapi Persoalan itu, Sudirwan selalu Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tubaba, menyampaikan bahwa minggu ini akan melakukan Hearing dengan memanggil Dinas Pendidikan setempat terkait adanya dugaan sejumlah permasalahan di dunia pendidikan kabupaten setempat tersebut.

“Semua laporan masyarakat sudah kami tampung dan kami pelajari tentang adanya dugaan permasalahan di Dunia Pendidikan dikabupaten Tubaba ini, untuk itu kami akan panggil Dinas Pendidikan Kabupaten Setempat untuk hearing dikantor DPRD,”kata Sudirwan saat dihubungi melalui telpon selulernya pada Senin, 03 Februari 2020 Siang.

Sudirwan menegaskan, Ada sejumlah indikasi permasalahan yang akan dibahas pada saat hearing dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba nantinya.

“Ada tiga materi yang akan kami pertanyakan kepada Dinas Pendidikan, diantaranya untuk Beasiswa Politeknik, BOS Afirmasi, dan Baja ringan. Karena sudah banyak laporan terkait adanya indikasi permasalahan. Semoga tidak ada halangan minggu ini akan kami panggil untuk dilakukan Hearing,”Tegas Sudirwan.

Sudirwan berharap kepada Dinas Pendidikan agar bertindak koperatif, dan bisa memberikan penjelasan tentang penggunaan anggaran sejumlah program tersebut, hal itu guna keberlangsungan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Tubaba.

“Saya harap dinas pendidikan bisa lebih terbuka dan bisa memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya terkait penggunaan dana tersebut dalam agenda Hearing nantinya, jangan sampai ada indikasi negatif kepada dunia pendidikan, hal ini semata-mata untuk kemajuan dunia pendidikan dikabupaten Tubaba,”Harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *