Luar Biasa, Kepsek SMPN 01 Gunung Agung Abaikan Panggilan Dari Polres Tubaba

Luar Biasa, Kepsek SMPN 01 Gunung Agung Abaikan Panggilan Dari Polres Tubaba

* Laporan: Wardi Saputra – Inspiratif.co.id

Tubaba – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Tulangbawang Barat (Tubaba) telah melayangkan surat panggilan terhadap Dace Solehudin (DS) Kepala SMPN 1 Gunung Agung terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) Pembangunan Pagar Sekolahan dan pembelian buku Lembar Kerja Siswa (LKS). Senin, 14-September-2020.

Dihubungi melalui via Ponselnya, Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman membenarkan jika dugaan pungli tersebut sudah sampai ke Polres dan sedang ditangani oleh Satreskrim.

“Ke Kasat Reskrim aja ya untuk infonya,”singkat Kapolres pada Senin, 14-September-2020 siang.

Dihubungi terpisah, Ipda Amir Hamzah, Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tubaba juga membenarkan bahwa persoalan tersebut sudah ditangani, bahkan pihaknya sudah melayangkan surat panggilan kepada DS. Namun sayangnya, menurut Amir, yang bersangkutan belum Memenuhi panggilan tersebut.

Amir berujar bahwa pihaknya menunggu sikap persuasif dari DS untuk memberikan keterangan ke penyidik Tipikor Polres Tubaba.

“DS sudah dipanggil namun belum datang, mungkin dalam Minggu ini,”Tukasnya.

Sebelumnya, kasus dugaan pungli dan jual buku LKS tingkat SD maupun SMP di Kabupaten Tubaba sedianya menjadi tamparan keras bagi Dinas Pendidikan Tubaba, terutama Kepala Dinas Budiman Jaya yang seringkali bersosialisasi jika dibawah kepemimpinannya dipastikan sudah tidak ada lagi tindakan pungli.

Namun, pernyataan Budiman Jaya rupanya berbanding terbalik dengan kenyataan di SMPN 1 Gunung Agung yang mana sekolahan ini dari tahun ke tahun mewajibkan wali murid membayar Rp200 ribu untuk pembangunan pagar sekolahan dengan dalih kegiatan Komite sekolah. Ditambah lagi sejumlah buku LKS per siswa dengan nilai puluhan ribu rupiah per eksemplar. (*)

Daerah Lampung