Paripurna Raperda APBD Perubahan Lampura Digelar

*Laporan: Berkhin S. – Inspiratif.co.id

LAMPUNG UTARA – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020, digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Darah (DPRD) di ruang sidang DPRD Lampung Utara, Rabu 30-September-2020.

Dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara, Romli, A.Md. bersama Wakil Ketua 1,2, dan 3 Madri Daud, S.H., M.M., H. Dedi Sumirat, Joni Saputra, beserta 33 anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara.

Dimana Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) Nurdin Habim membacakan laporan pembahasan oleh panitia kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Utara. Disampaikan bahwa Lampung Utara sedang devisit mencapai 56 Milyar.

Kemudian ditambahkannya bahwa di Lampung Utara umumnya bermata pencarian petani, mengenai hal itu, saat ini harga singkong sedang mengalami pindah harga (anjlok), maka dari itu ia meminta kepada pemerintahan khususnya eksekutif maupun legislatif untuk sama sama membantu rakyat, “Dalam hal ini berkenaan dengan harga singkong, kita tidak perlu retorika, Harga singkong ini pindah harga potongan sampai 30 persen. Ada hal perlunya kita sampaikan ke kementrian agar stop impor aci,” ujar jubir panitia kerja Nurdin Habim, serta menyampaikan, “Diminta juga agar sistem tera ulang yang ada dapat di fungsikan.” ucapnya.

Menyikapi hal itu, Plt. Bupati Lampung Utara Budi Utomo yan hadir beserta jajarannya, menyatakan, atas nama pribadi dirinya mengapresiasi dan terimakasih kepada dewan, dalam meneliti, mengkaji secara seksama sehingga terjadinya Paripurna tersebut. “Selanjutnya dengan telah selesai seluruh pembahasan ini, maka APBD perubahan ini harus di evaluasi oleh gubernur agar terciptanya keserasian dengan kebijakan dan atau peraturan lainya.” ucap Budi.

Terkait dengan penyerapan di OPD setelah disepakati APBD Perubahan dan selanjutnya mendapat registrasi dari Pemerintah Provinsi, dirinya perintahkan untuk OPD untuk melaksanakan dengan tidak melanggar aturan.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *