Dengar Harga Melonjak Kadisdag Lampura Langsung Cek Pasar

Dengar Harga Melonjak Kadisdag Lampura Langsung Cek Pasar

*Laporan: Berkhin.S – Inspiratif.co.id

LAMPUNG UTARA, – Mendengar adanya informasi mengenai lonjakan harga pada sayuran dan bahan sembako, secara diam diam Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, turun dan mengaku sebagai pembeli di beberapa titik pasar.

Berdasarkan informasi, lonjakan harga itu terjadi cabai merah besar. Dimana pekan lalu sempat melambung hingga Rp.30.000 dari harga standar Rp.24.000 perkilonya. Kemudian telur yang seyogyanya Rp.22.000 perkilo di pasar mencapai Rp.24.000.

“Ada sedikit kenaikan namun untuk hari ini masih relatif normal, memang ada kenaikan pada harga cabe itu 30 ribu rupiah di sentral, dan di pasar pagi 32 ribu rupiah, ada kenaikan seribu sampai dua ribu, hal ini dikarenakan cuaca yang tidak stabil jadi pengiriman terlambat.” ucap Hendri Kepala Dinas Perdagangan, kepada media ini, Sabtu 3 Oktober 2020.

Untuk Sembako sejauh ini dikatakan Hendri, masih dalam kata aman, karena terlihat dari banyaknya para pedagang yang menjual sayuran hingga siang hari, “kami lihat sekitar jam 10.00 WIB pagi itu masih banyak pedagang menjual sayuran, artinya stok kita cukup.” ucapnya.

Dikatakan juga, mengenai harga cabai ini hampir merata di Kabupaten Lampung Utara, hal itu terbukti karena dirinya telah berkoordinasi dengan sejumlah KUP, “kami juga koordinasi dengan KUP yang ada, dan di Kecamatan Sungkai Tengah sama harganya 30 ribu per kilo. Saya minta kepada para pedagang saya jangan main main soal harga ini dan patuhi anjuran pemerintah,” pungkasnya.

Selain menjaga harga, Kadis Perdagangan bersama KUP Pasar mengecek protokol kesehatan para pedagang, dengan harapan agar tidak ada satupun para pengunjung pasar khususnya pedagang yang terinfeksi Covid-19, “Kami harap tidak ada satupun klaster di pasar dan alhamdulillah sejauh ini tidak ada klaster itu, karena kalau ada, akan berdampak pada pasar itu, bisa ditutup.” ucapnya.

Mengenai informasi ini dirinya berterimakasih terhadap media selaku kontrol sosial yang sudah memberi informasi kritik namun membangun.

Daerah Lampung