APH Diminta Lindungi Wartawan Saat Bertugas

* Laporan: Wardi Saputra – Inspiratif.co.id

TUBABA ,– Ketua Forum Wartawan Media Harian Kabupaten Tulang Bawang Barat Bersatu (FW-MTB) Ari Irawan mengungkapkan semakin maraknya pelarangan, pengusiran dan pelecehan bahkan kekerasan terhadap Jurnalis atau wartawan yang sedang bertugas. Senin, 12-Oktober-2020.

Dijabarkan Irawan (Sapaan Akrab Ketua FW-MTB), agar kiranya semua pihak tidak menghalangi kerja jurnalis. Sebab menurutnya, wartawan dalam menjalankan tugas dilindungi oleh hukum dalam hal ini UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Diusia UU Pers yang ke 21 Tahun, sangat disayangkan jika masih ada oknum-oknum yang masih tidak memahami tugas Jurnalistik. Padahal Aparat Hukum sedianya melindungi wartawan saat sedang bertugas,” Ucap Irawan pada Senin, 12-Oktober-2020 Malam.

“Jurnalistik sedianya dilindungi oleh Negara, terutama Aparat Penegak Hukum (APH) saat sedang bertugas peliputan atau mencari fakta kebenaran,” Imbuhnya.

Irawan juga menuturkan, tindakan menghalangi kegiatan Jurnalistik jelas diatur di dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 pada Pasal 18 Ayat (1) yang menyebutkan, bahwa setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).

“Penegak hukum harus bersikap tegas terkait adanya oknum-oknum tersebut, kerena mereka lebih paham dengan Undang-Undang Pers. Sebab, tugas-tugas jurnalis memang sangat mulia, namun masih banyak pihak atau oknum yang masih menjadi ancaman bagi jurnalis saat bertugas,”Tuturnya.

Oleh sebab itu, Irawan menyarankan agar Jurnalis yang dihalangi saat bertugas supaya membuat laporan resmi ke Pihak Kepolisian.

“Dan saya juga berharap agar Kepolisian harus melakukan tindakan tegas sesuai dengan UU Pers,”Harapnya. (*)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *