Satu Pelaku Begal Di Lampura Didor Polisi

*Laporan Laporan Wartawan Inspiratif.co.id,  Berkhin.S

LAMPUNG – Team gabungan antaranya Anggota Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara, Polsek Sungkai Utara dan Personil Polsek Kotabumi Utara telah ungkap kasus Tindak Pidana Pencurian dan Kekerasan (Curas) degan 1 Tersangka Bahrudin (37) warga Mekar Sari Kecamatan kotabumi Kota pada Minggu, 22 Maret 2020 malam.

Diketahui tersangka begal ini diamankan karena melakukan aksinya terhadap korban yakni SN dan Ti,  warga Desa Negeri Campang Jaya Kecamatan Sungkai Tengah, Lampung Utara, diarea perkebunan, dengan cara menghadang sepeda motor  Milik korban sampai terjatuh.

“Salah satu pelaku  Bahrudin (37) ini beraksi menodongkan sajam jenis laduk/Golok, kearah muka korban SN, lalu kedua pelaku mengambil 2 (dua) buah Tas milik korban yang berisikan uang Rp.7.400.000 (Tujuh juta Empat ratus Ribu rupiah) 2 Buah hp vivo, oppo, STNK motor, Sim C, Ktp, atm, Bpjs. Setelah Melakukan penodongan pelaku Melarikan diri ke kebun jagung dan karet.” ujar Kapolsek AKP.Muslikh, mewakili Kapolres AKBP.Bambang Yudho Martono, kepada wartawan.

Masih kata Kapolsek, penangkapan itu setelah Polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya keberadaan pelaku curas didaerah Desa Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara, kemudian Kapolsek meneruskan informasi tersebut ke Kanit Reskrim dan anggota polsek sungkai utara. Kemudian anggota polsek sungkai utara melakukan penyelidikan selama 3 hari dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku kemudian Bahrudin yang bersembunyi di tempat di rumah tetangganya.

“Pada saat tersangka diamankan, tersangka berupaya melarikan diri dan melawan anggota dengan menggunakan senjata tajam jenis laduk, sehingga anggota memberikan tembakan peringatan tetapi tersangka masih tidak mau menyerahkan diri sehingga anggota mengambil tindakan tegas terukur kepada tersangka kasus tindak pidana Curas, Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polsek sungkai utara guna penyidikan lebih lanjut. Dan menerapkan Pasal 365 KUHPidana.” ucapnya, seraya katakan, “selain tersangka ini satu rekannya masuk dalam Data Pencarian Orang (DPO).” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: