Dinas BMBK Provinsi Lampung Terkesan Setengah Hati Tanggapi Persoalan

* Laporan: Wardi Saputra

Inspiratif.co.id, Lampung,–Terkait persoalan Pembangunan Rigid Beton Ruas jalan Penumangan Baru-Unit IV Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang merupakan Proyek Milik Provinsi Lampung yang terindikasi bermasalah, Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung terkesan setengah hati menyikapi persoalan tersebut. Selasa, 28 Januari 2020.

Hal tersebut terlihat saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melaksanakan Hearing pada Senin, 27 Januari 2020 kemarin bersama Dinas BMBK Provinsi Lampung dengan Agenda Evaluasi Anggaran APBD Tahun 2019 serta perencanaan Pembangunan di Tahun 2020.

Pada kesempatan tersebut, Mulyadi Selaku Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung tidak membawa Berkas yang akan dievaluasi, sehingga Haering batal dilaksanakan dan belum diketahui secara jelas kapan akan digelar kembali.

Menurut Nurul Ihkwan, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, pada kesempatan itu semua peserta Hearing dari DPRD Provinsi Lampung sangat menyayangkan hal yang dilakukan oleh Pihak Dinas BMBK tersebut.

“Bagaimana tidak, Haering itukan sudah dijadwalkan dari jauh hari tapi kenapa tidak satupun berkas yang dibawa oleh Kepala Dinas BMBK, inikan Konyol, apanya yang mau dievaluasi kalau begitu,”Ucap Nurul Ikhwan melalui Via WhatsAppnya. pada Selasa, 28 Januari 2020 sekira Pukul 20-00 WIB.

Seharusnya, Lanjut Anggota Legislatif (Aleg) dari Fraksi Parpol Besutan Mega Wati Sukarno Putri itu, Hal itu tidak sepantasnya terjadi mengingat Dinas tersebut merupakan perpanjangan tangan dari Gubernur Lampung untuk menyampaikan Hasil yang dicapai pada tahun 2019 dan apa yang direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami minta pihak Dinas BMBK harus Transparan soal Status-status kegiatan Tahun 2019 baik yang sudah kami terima laporannya salah satunya Proyek Rigid Beton ruas Jalan Penumangan Baru-Unit VI dikabupaten Tulangbawang Barat maupun Proyek lainnya dan menyajikan Data-data yang kongkrit untuk rencana kerja Tahun 2020 agar kualitas pekerjaan semakin baik serta mendorong keterbukaan informasi terhadap setiap kegiatan yang berkaitan dengan Anggaran yang digunakan sebagai pertanggung jawaban terhadap Masyarakat,”Pinta Nurul Ikhwan.

Selanjutnya, Nurul ikhwan berharap agar hal serupa tidak akan terjadi lagi pada Hearing selanjutnya.

“Mohon Kerjasamanya dengan baik, karena itu tugas dan fungsi kami selaku Legistatif untuk mengevaluasi terkait kegiatan yang sudah dilakukan dan membahas bersama tentang apa yang direncanakan, jadi tolong Hargailah kami, jangan kesannya seperti ada yang ditutup-tutupi serta terkesan tidak membutuhkan kami seperti itu.”Tegasnya.

Sayangnya, Pihak Dinas BMBK Provinsi Lampung belum bisa dimintai keterangan terkait insiden yang terjadi tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: