BALI — Tari sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali, karena hampir di semua rutinitas baik kegiatan adat maupun upacara agama akan melibatkan unsur tari. Tak hanya untuk mengiring upacara dan kegiatan adat, di Bali ada juga jenis tarian untuk seni pertunjukan yang ditampilkan di hadapan wisatawan.
Ini adalah beberapa tarian khas Bali yang terkenal hingga ke mancanegara, diantaranya :
1. Tari Legong
Tari Legong merupakan tarian tradisional Bali yang dibawakan oleh dua atau tiga penari wanita, dengan ciri pokok gerakan yang luwes pada kaki yang diiringi permainan musik.
Kata legong sendiri berasal dari kata “leg” berarti gerak tari yang luwes (lentur), dan “gong” artinya gamelan yang merupakan instrumen pengiringnya.
Sehingga, “Legong” mengandung makna gerak tari yang menekankan pada keluwesan penari dengan diiringi oleh musik gamelan. Gamelan yang dipakai untuk mengiringi tari legong disebut dengan Gamelan Semar Pagulingan.
2. Tari Puspanjali
Tari puspanjali merupakan tarian untuk penyambutan. Kata puspanjali berasal dari puspa yang artinya menghormati dan anjali yang berarti bunga. Jadi makna dari tarian ini adalah menghormati tamu bagai sekuntum bunga.
Tarian ini ditampilkan oleh sekelompok wanita dengan jumlah 5 hingga 7 orang. Penari-penari ini menggambarkan sekelompok wanita yang senang dengan kedatangan para tamu yang singgah ke daerah mereka.
3. Tari Trunajaya
Tari trunajaya diambil dari kata teruna yang berarti pemuda. Tarian ini menceritakan seorang lelaki yang ingin memikat wanita.
Sang penari akan selalu membelalakkan matanya dengan gerakan tariannya yang tegas. Hal ini menggambarkan kejantanan seorang pria tersebut. Tarian ini biasanya akan selalu diiringi musik gamelan gong kebyar.
4. Tari Barong
Tari barong menceritakan sebuah perseteruan antara kebajikan melawan kejahatan. Barong berasal dari bahruang (beruang), meskipun beruang banyak wujud binatang lainnya yang dilukiskan. Hal ini tergandung dari jenis tari barong yang akan dibawa.
Tarian ini biasanya dimainkan oleh 2 orang laki-laki. Satu memainkan anggota kepala dan yang satu laginya berada di ekor.
5. Tari Pendet
Tari pendet adalah tarian khas daerah Bali. Tarian ini digunakan sebagai persembahan untuk leluhur atau Bhatara-Bhatari.
Tari pendet biasa dipentaskan di halaman Pura menghadapkan ke sebuah palinggih, dimana Bhatara dan Bhatari diistanakan. Tari pendet biasanya dibawakan oleh penari wanita berpakaian adat, dengan membawa bokor atau canang sari yang berisi bunga.
Susunan pakaian tari pendet yaitu terdiri dari sabuk prada, anteng (cerik), dan kamben songket. Selain itu, untuk perlengkapan tari pendet mereka juga membawa alat-alat upacara seperti sangku, mangkok perak, kendi dan lain-lain.
6. Tari Kecak
Tari Kecak merupakan salah satu seni tari nusantara terkenal yang berasal dari Bali. Seni tari ini biasanya dipertunjukkan secara massal oleh puluhan, bahkan ratusan penari laki-laki yang duduk secara melingkar.
Dinamakan tari Kecak, karena pada saat irama musik dimainkan, para penari akan mengangkat dan menggerakkan kedua lengannya sambil menyerukan kata “cak ke cak ke cak”. Para penari akan mengenakan kostum bermotif poleng (kotak-kotak putih hitam), mirip dengan pola papan catur. (detik)













