Menu

Mode Gelap
Lapangan Korpri ‘Mendadak Internasional’, Ini Sebabnya Bupati Egi Minta Perangkat Daerah Genjot PAD Menko Zulkifli Hasan Gelontorkan 7.000 Bibit Kopi-Kakao untuk Petani Lampung Selatan Pemkab Lampung Selatan Genjot Realisasi Anggaran dan Penguatan Layanan Publik Pemprov Lampung Terus Dorong Pengembangan Pariwisata dan UMKM

Bisnis · 19 Nov 2025 21:19 WIB ·

Keren nih…., Pengunjung Lampung Fest Belajar Mengolah Limbah Kopi Jadi Produk Hijau


 Keren nih…., Pengunjung Lampung Fest Belajar Mengolah Limbah Kopi Jadi Produk Hijau Perbesar

LAMPUNG — Lampung Fest 2025 tak hanya menyuguhkan aroma kopi hangat dari deretan barista lokal. Di Pavilion Kopi, Selasa (18/11/2025) lalu, pengunjung diajak melangkah lebih jauh, yaitu memahami bagaimana limbah kulit kopi dapat diolah menjadi biochar, produk hijau yang kini banyak dibicarakan dalam praktik pertanian berkelanjutan.

Dalam talkshow bertema Pengelolaan Limbah Kopi (Biochar), dosen Pengelolaan Perkebunan Kopi Politeknik Negeri Lampung, Sismita Sari, S.P., M.P., mengungkap potensi besar limbah kopi yang selama ini kurang dimanfaatkan.

“Ada banyak sekali limbah kulit kopi di Lampung. Walaupun sudah ada berbagai cara pengelolaan, tetap saja sebagian besar terbuang,” ujar Sismita.

“Biochar ini salah satu yang paling berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung ekonomi sirkular,” tegasnya.

Biochar merupakan karbon berpori hasil proses pirolisis, pembakaran pada suhu tinggi dengan sedikit oksigen.

Struktur porinya membuat biochar memiliki kemampuan menahan air, menyerap racun, meningkatkan pH tanah, serta menjadi tempat hidup mikroorganisme yang penting bagi siklus hara.

“Dia amandemen tanah yang fungsinya banyak. Biochar bisa meningkatkan kapasitas tukar kation, juga menciptakan tempat yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme yang tentunya membuat lingkungan tanaman menjadi sehat,” kata Sismita.

Lampung yang dikenal sebagai sentra kopi nasional masih menghadapi tantangan lahan marjinal dan tanah miskin nutrisi.

Biochar dengan kandungan karbon 60–90 persen dinilai dapat membantu memulihkan kondisi tersebut, sekaligus menjaga produktivitas perkebunan dalam jangka panjang.

Inovasi ini tidak berdiri sendiri. Di berbagai daerah penghasil kopi, biochar mulai dipromosikan sebagai strategi penyelamatan produktivitas kebun.

Para ahli menilai, adopsi biochar harus menjadi bagian dari kebijakan konservasi tanah agar industri kopi tetap bertahan di tengah perubahan iklim dan degradasi lahan.

“Kami mendukung program pemerintah menuju zero waste. Bahkan limbah kopi pun bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat,” tegas Sismita.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung, Bobby Irawan, menilai kehadiran sesi edukasi seperti ini memperkaya penyelenggaraan festival.

“Lampung Fest menjadi ajang untuk mempromosikan pariwisata, budaya, dan potensi ekonomi kreatif daerah,” terang Bobby.

Selain menghadirkan konser musik, atraksi budaya, pameran pembangunan, dan kuliner, Lampung Fest juga menjadi ruang belajar bagi masyarakat.

“Edukasi tentang pengolahan limbah kopi menjadi biochar menunjukkan bahwa industri kopi punya masa depan yang berkelanjutan,” katanya.

Talkshow mengenai biochar ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi yang digelar panitia Lampung Fest 2025 bekerja sama dengan Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

Sehari sebelumnya, Senin (17/11), sesi pertama menghadirkan Dosen Budidaya Tanaman Perkebunan Polinela, Hafiz Luthfi, S.P., M.P., yang membahas budidaya kopi organik.

Rangkaian akan ditutup pada Jumat (21/11) melalui talkshow hilirisasi kopi bersama Dosen Pengelolaan Perkebunan Kopi Polinela, Ir. Maryanti, S.T.P., M.Si. (*)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung Raih Penghargaan Mitra Program Beasiswa dari ITERA

6 Desember 2025 - 12:34 WIB

Bupati Egi Minta Perangkat Daerah Genjot PAD

4 Desember 2025 - 10:37 WIB

BRI Kantor Cabang Teluk Betung Serahkan Apresiasi Desa BRILiaN kepada Desa Hanura

26 November 2025 - 12:36 WIB

BRI Tanjung Karang Salurkan Bantuan BRI Peduli Dua Unit Motor Roda Tiga untuk Masyarakat Desa Rulung Mulya

26 November 2025 - 12:33 WIB

Dukung UMKM Daerah Berdaya Saing, BRI Kanca Bandarjaya Berpartisipasi di Launching & Festival UMKM 2025 Kabupaten Lampung Tengah

22 November 2025 - 06:58 WIB

Launching Mustahik Income Generating Program YBM BRILiaN BRI Region 5 Bandar Lampung Sentra Pesawaran

22 November 2025 - 06:41 WIB

Trending di Bisnis