Menu

Mode Gelap
BRI Kanca Bandar Jaya Salurkan 1.500 Paket Sembako untuk Masyarakat di Lampung Tengah BRI Kanca Bandar Jaya Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bangun Rejo BRI Kanca Bandar Jaya Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Kecamatan Rumbia Lapangan Korpri ‘Mendadak Internasional’, Ini Sebabnya Bupati Egi Minta Perangkat Daerah Genjot PAD

Daerah · 26 Jul 2025 13:09 WIB ·

Warga Tanjung Sari Usung Lakon Wahyu Cakraningrat, Ini Respon Bupati Lamsel


 Warga Tanjung Sari Usung Lakon Wahyu Cakraningrat, Ini Respon Bupati Lamsel Perbesar

Tanjung Sari – Nuansa budaya dan spiritualitas berpadu harmonis dalam perayaan Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah di Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari, Jumat malam (25/7/2025).

Masyarakat memadati Lapangan Tunas Jaya untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Cakraningrat, sebuah cerita penuh makna tentang kepemimpinan bijak dan bermoral.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, hadir langsung dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Egi mengapresiasi inisiatif warga yang secara konsisten melestarikan warisan budaya Jawa di tengah arus modernisasi.

“Wayang ini bukan hanya seni, tapi pelajaran hidup. Wahyu Cakraningrat adalah simbol dari tekad membangun peradaban, bukan sekadar infrastruktur,” ujar Bupati Egi.

Lakon Wahyu Cakraningrat sendiri menggambarkan sosok pemimpin ideal—bersih hati, adil, dan berpihak kepada rakyat. Pesan ini, menurut Egi, sangat relevan untuk dijadikan inspirasi dalam mewujudkan pembangunan yang menyeluruh dan berkeadilan di Lampung Selatan.

“Pembangunan jalan kita rancang adil, bukan lambat. Semua 17 kecamatan akan mendapat porsi. Kami ingin pembangunan yang cepat dan merata,” tegasnya di hadapan warga.

Kegiatan yang digelar secara swadaya ini merupakan hasil gotong royong masyarakat Desa Purwodadi Dalam. Kepala Desa, Ngadiran, mengungkapkan bahwa tradisi wayang kulit telah menjadi bagian penting dari identitas desa.

“99 persen warga kami adalah keturunan Jawa. Wayang kulit ini tradisi tahunan yang kami jaga dengan bangga,” kata Ngadiran.

Sebagai penanda dimulainya pertunjukan, Bupati Egi secara simbolis menyerahkan tokoh wayang kepada dalang Ki Didik Purwo Wisesa. Diiringi alunan gamelan yang menggema di malam yang khidmat, pagelaran wayang kulit tersebut menjadi simbol harapan baru dan semangat menyambut tahun yang penuh cita dan tekad. (Kmf)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Menteri Pertanian RI Terima Audensi Pangdam XXI/ Radin Inten, Gubernur Lampung dan Bupati Pringsewu

23 Januari 2026 - 10:00 WIB

Babinsa Kelurahan Way Kandis Siapkan Wilayah Bebas dari Ancaman Banjir

23 Januari 2026 - 09:58 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tinjau Kesiapsiagaan Personel di Pegunungan Bintang

23 Januari 2026 - 07:10 WIB

Kasdam XXI/ Radin Inten Bersama Kapoksahli Kodam XXI/ Radin Inten Melaksanakan Audiensi

22 Januari 2026 - 20:19 WIB

Polisi Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penganiayaan di SMP Negeri 1 Gunung Sugih

22 Januari 2026 - 13:23 WIB

Warga Bawa Catatan Miris Pengelolaan PT KAP ke DPRD, Harapan Terselesaikan

22 Januari 2026 - 13:21 WIB

Trending di Daerah