Tim Pengabdi JTIK FT UNM Gelar PKM Pemanfaatan AI sebagai Asisten Akademik Digital di SMAN 9 Gowa

Laporan: Andika

GOWA – Tim Pengabdi dari Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK), Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 9 Gowa, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang didanai melalui PNBP Fakultas Teknik UNM Tahun 2026 ini mengusung judul “Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Asisten Akademik Digital dalam Mendukung Kemandirian Belajar Siswa SMA.”

banner 325x300

Kegiatan diikuti oleh 35 orang siswa SMAN 9 Gowa serta turut dihadiri oleh sejumlah guru, pembina OSIS, dan jajaran sekolah. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala SMAN 9 Gowa, yang dalam kesempatan tersebut menyambut baik pelaksanaan kegiatan pengabdian dan pemanfaatan perkembangan teknologi AI sebagai bagian dari peningkatan literasi digital dan kemandirian belajar siswa.

Tim pengabdi terdiri atas Dewi Fatmarani Surianto, S.Kom., M.Kom. selaku Ketua Tim, serta Nur Azizah Eka Budiarti, S.Kom., M.Kom. dan Asmaul Husnah Nasrullah, S.Kom., M.Kom. sebagai anggota. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa sebagai tim pendukung yang membantu proses teknis, pendampingan peserta, serta kelancaran kegiatan selama pelatihan berlangsung.

Kegiatan dirancang secara interaktif dengan mengombinasikan pengukuran pemahaman awal, penyampaian materi, praktik langsung, dan evaluasi. Sebelum materi diberikan, para peserta terlebih dahulu mengikuti pretest untuk mengetahui tingkat pemahaman awal mengenai AI dan pemanfaatannya dalam kegiatan belajar. Setelah itu, peserta mengikuti dua sesi utama yang berfokus pada literasi AI dan keterampilan menggunakan AI secara tepat untuk mendukung proses pembelajaran secara mandiri.

Materi pertama bertajuk “Literasi AI: Mengenal dan Mengakses Platform AI sebagai Asisten Akademik Digital.” Pada sesi ini, siswa diperkenalkan pada konsep dasar AI, berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, serta cara menggunakan teknologi tersebut secara bijak dan bertanggung jawab. Peserta juga memperoleh pemahaman bahwa AI sebaiknya ditempatkan sebagai alat bantu atau asisten dalam proses belajar, bukan sebagai pengganti proses berpikir dan pemahaman siswa.

Materi kedua bertajuk “Praktik Prompting: Memanfaatkan AI untuk Memahami Materi, Latihan Soal, dan Verifikasi Jawaban.” Sesi ini memberikan pengalaman praktik langsung kepada siswa dalam menyusun prompt atau instruksi yang efektif ketika berinteraksi dengan platform AI. Peserta dilatih untuk menggunakan AI dalam membantu menjelaskan materi yang belum dipahami, membuat dan membahas latihan soal, serta melakukan verifikasi terhadap jawaban yang dihasilkan.

Melalui sesi praktik tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada cara menggunakan AI, tetapi juga diarahkan untuk bersikap kritis terhadap setiap informasi dan jawaban yang diberikan oleh sistem AI. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun literasi AI, khususnya agar siswa mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, mandiri, dan tetap melakukan pengecekan terhadap kebenaran informasi yang diperoleh.

Setelah seluruh materi dan praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian reward kepada peserta sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk menambah antusiasme siswa selama mengikuti kegiatan.

Ketua Tim Pengabdi, Dewi Fatmarani Surianto, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pemanfaatan AI yang tidak hanya mudah dan praktis, tetapi juga tepat guna dalam mendukung kemandirian belajar.

“AI saat ini semakin dekat dengan kehidupan dan proses belajar siswa. Karena itu, siswa tidak hanya perlu mengetahui cara mengakses teknologi AI, tetapi juga perlu memahami bagaimana memberikan instruksi yang tepat, mengevaluasi jawaban yang dihasilkan, serta menggunakannya secara bertanggung jawab sebagai pendukung proses belajar mandiri,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama pada sesi praktik penggunaan AI dan penyusunan prompt. Interaksi antara tim pengabdi, siswa, dan guru membuat suasana kegiatan berlangsung aktif, komunikatif, dan menyenangkan.

Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berlangsung baik, lancar, dan menyenangkan. Melalui kegiatan bertajuk “Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Asisten Akademik Digital dalam Mendukung Kemandirian Belajar Siswa SMA” tersebut, Tim Pengabdi JTIK Fakultas Teknik UNM berharap siswa SMAN 9 Gowa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai literasi AI serta keterampilan dasar dalam memanfaatkan AI sebagai asisten akademik digital secara kritis, efektif, bertanggung jawab, dan mendukung kemandirian belajar.

Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi melalui transfer pengetahuan dan teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan artifisial yang semakin pesat.

 

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *