Laporan: Darwin B.
TANGGAMUS — Sebanyak Delapan (8) siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Talang Padang, Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat karena menderita mual muntah dan sakit kepala disertai buang air besar.
Kejadian ini yang diindikasikan keracunan makanan berdasarkan pemeriksaan medis Puskesmas.
Menurut Dian Tenaga Pendidik bagian Bimbingan dan Konseling
(BK) SMPN 1 Talang Padang kejadian bermula dari laporan dari guru kelas 7 yang menyatakan ada 3 murid yang mengalami sakit perut mual dan muntah muntah bahkan buang air besar. Kejadian tersebut terjadi belum lama para murid menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sekolah sekitar pukul 10.00 WIB.
“3 murid kelas 7 langsung dibawa gurunya ke ruang BK sekaligus ruang unit kesehatan sekolah untuk ditangani segera. Namun karena murid murid tersebut tetap muntah muntah disertai buang air besar maka kami bawa ke Puskesmas untuk ditangani secara medis,” kata ibu Dian, Rabu ( 22/7/2026).
Ibu Dian menerangkan, setelah ketiga anak murid kelas 7 tersebut ada 1 anak kelas 7 lagi yang mengalami gejala serupa dan juga diantarkan menyusul ke Puskesmas.
“Tidak lama berselang 4 anak lagi dengan gejala yang sama kami antarkan ke Puskesmas, jadi semua anak yang menderita berjumlah 8 orang anak,” terangnya.
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Tanggamus Hernov mendampingi Kepala Puskesmas Talang Padang dr. Indah membenarkan ada 8 anak yang menderita gejala keracunan makanan namun 5 orang anak di pulangkan karena gejala ringan.
“Sedangkan 3 anak harus kita rawat karena dengan gejala sedang, jadi harus tetap dalan pantauan dan perawatan medis sampai benar benar gejala keracunan hilang,” ujarnya.
dr. Indah mengatakan untuk penyebab sakitnya pihak Puskesmas belum bisa memastikan namun dari gejala yang ada dapat disimpulkan karena faktor keracunan makanan yang disebabkan bisa toksin ataupun bakteri.
“Untuk pastinya penyebab dari keracunan makanan tersebut harus dari pemeriksaan laboratorium kesehatan daerah di Bandar Lampung, yang sampelnya akan kami kirim ke lab tersebut,” katanya.
Kepala SPPG Sinar Betung Kecamatan Talang Padang Muzaki mengatakan bahwa kejadian keracunan tersebut diketahuinya dari dewan guru SMPN 1 Talang Padang. Namun menurut Muzaki penyebab keracunan tidak bisa dikatakan disebabkan oleh menu MBG SPPG mereka yang mengisi di SMPN 1 tersebut.
“Harus dari pemeriksaan laboratorium baru bisa dari mana penyebab keracunan tersebut, karena yang kami ketahui dari beberapa anak yang terkena gejala keracunan sebelumnya juga memakan sate di sekolah. Dan juga dari 13 sekolah yang kami layani MBGnya hanya satu sekolahan ini yang mengalami gejala seperti ini,” katanya.(Wn)
Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id











