OJK dan Pemprov Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda DESA Melalui siger Taruna Preneur

BANDAR LAMPUNG, 3 September 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung, Karang Taruna Provinsi

Lampung, PT BPD Lampung, dan PT Bursa Efek Indonesia meluncurkan Program
Siger Taruna Preneur sebagai upaya kolaboratif untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan serta mendorong tumbuhnya wirausaha muda di perdesaan.

banner 325x300

Melalui momentum ini, Karang Taruna menegaskan komitmennya untuk tidak lagi
sekadar menjadi wadah kegiatan sosial kemasyarakatan. Di bawah kepemimpinan
Wahrul Fauzi Silalahi, S.H., M.H., peran Karang Taruna diperluas sebagai salah
satu penggerak pemberdayaan ekonomi generasi muda desa, tanpa meninggalkan
fungsi sosial kemasyarakatan yang selama ini telah dijalankan. Organisasi ini siap
mengambil peran aktif sebagai agent of change sekaligus jembatan edukasi
keuangan dalam mendukung program prioritas Gubernur Lampung, “DesaKu
Maju”. Karang Taruna akan hadir mengedukasi masyarakat pekon mengenai
perencanaan keuangan, pengelolaan modal, hingga kewaspadaan terhadap
ancaman investasi ilegal, pinjaman online ilegal dan judi online.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari OJK Provinsi Lampung. “Siger Taruna
Preneur tidak berhenti pada kegiatan literasi keuangan. Program ini dirancang
sebagai sebuah journey pemberdayaan yang menghubungkan pemuda desa dengan
peningkatan kapasitas usaha, akses keuangan formal, pendampingan, dan akses
pasar. Tujuan akhirnya adalah melahirkan wirausaha muda desa yang produktif,
bankable, dan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di desanya,”
kata Otto Fitriandy Kepala OJK Provinsi Lampung.

Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) terintegrasi rekening BPD Lampung oleh
Ibu Indra Merviana selaku Direktur Utama BPD Lampung, pembukaan rekening
efek sebagai bagian dari pengenalan investasi yang legal dan bertanggung jawab
sekaligus penguatan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya
menghindari aktivitas keuangan ilegal dan judi online oleh Hendi Prayogi selaku
Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Lampung, serta penyerahan database
calon entrepreneur di 6 desa pilot project di 3 Kabupaten yaitu Lampung Selatan,
Pesawaran dan Lampung Tengah oleh Ketua Karang taruna Provinsi Lampung,
menandai dimulainya Fase 1 (Literasi & Awareness). Program ini ditargetkan terus
melaju secara berkelanjutan hingga tahun 2028 melalui tahapan literasi dan peningkatan kapasitas, pengembangan usaha, perluasan akses pembiayaan, hingga penguatan akses pasar sesuai dengan tingkat kesiapan masing-masing usaha.

Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan ini.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., yang
hadir mewakili Gubernur Lampung, menegaskan bahwa Siger Taruna Preneur
sangat selaras dengan misi daerah dalam menciptakan perekonomian yang inklusif 1
dan inovatif. Pemprov Lampung mendorong anak-anak muda desa untuk berani
menciptakan nilai tambah pada komoditas lokal, seperti mengolah dan memberi
merek pada produk kopi, kakao, maupun singkong, sehingga manfaat ekonominya
berputar di desa.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah juga mendorong OPD terkait, pemerintah
kabupaten/kota, serta mitra industri untuk memperkuat sinergi dan mengawal
keberlanjutan program ini agar dapat mencetak ribuan wirausaha muda yang mandiri dan berdaya saing. Siger Taruna Preneur menjadi bagian dari upaya mengisi program DesaKu Maju melalui penguatan pilar pemberdayaan pemuda, dengan Karang Taruna sebagai simpul penggerak kewirausahaan di tingkat desa.(**/San)

Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *