Konferensi Pers Jelang Tanwir HW I di Metro: PP Hizbul Wathan Paparkan Arah Strategis Gerakan

METRO — Pimpinan Pusat Hizbul Wathan (PP HW) memaparkan sejumlah agenda strategis menjelang pelaksanaan Tanwir HW I yang akan digelar pada 8–10 Oktober 2026 di Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), Lampung.

Paparan tersebut disampaikan Ketua Umum PP Hizbul Wathan Aman Suyadi dalam konferensi pers di Metro, Rabu (7/10/2026) Pukul 16.00 di Ruang Broadcast FAI UM Metro. Hadir pula Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial Zulbahri serta Khomsatun dan Fauzan dari unsur bendahara.

banner 325x300

Aman menjelaskan, Tanwir merupakan forum permusyawaratan tertinggi Hizbul Wathan setelah Muktamar. Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan sekaligus peneguhan kembali garis perjuangan kepanduan HW dalam membentuk generasi muda yang berkarakter.

“Tanwir kali ini mengarahkan agar kita fokus pada pembentukan karakter generasi muda,” ujar Aman.

Menurutnya, perubahan yang berlangsung cepat akibat digitalisasi dan globalisasi menuntut Hizbul Wathan melakukan penyesuaian strategi kaderisasi. Karena itu, Tanwir HW I tidak hanya membahas arah organisasi, tetapi juga strategi agar gerakan kepanduan tetap relevan dengan perkembangan generasi muda.

Mengusung paradigma “Kepanduan Berkemajuan”, HW mendorong lahirnya kader yang tidak sekadar aktif dalam organisasi, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Digitalisasi Tata Kelola Organisasi

Salah satu agenda pembenahan yang akan didorong adalah digitalisasi tata kelola organisasi. PP HW menyiapkan sistem Integrated Digital Ecosystem yang dirancang untuk mengintegrasikan pendataan anggota, pendaftaran, pelatihan, serta data pelatih dalam satu sistem.

“Mulai dari anggota HW, pelatih, sampai pelatih nasional akan kita integrasikan dalam satu sistem,” kata Aman.

Digitalisasi juga akan diarahkan pada pembaruan kurikulum kepanduan. HW menilai pola pendidikan dan pelatihan perlu menyesuaikan karakter generasi muda yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi.

Teknologi, menurut Aman, bukan sesuatu yang harus dihindari. Sebaliknya, perkembangan digital perlu dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi organisasi untuk memperkuat pembelajaran, komunikasi, dan kaderisasi.

Dorong Kemandirian Ekonomi Kader

Selain kaderisasi dan digitalisasi, PP HW menaruh perhatian pada penguatan kemandirian ekonomi anggota. Potensi usaha yang dimiliki kader, termasuk penyediaan atribut dan aktivitas ekonomi lainnya, akan diarahkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi organisasi.

“Kita ingin membangun kemandirian ekonomi berbasis kekuatan anggota,” ujarnya.

HW juga akan memperkuat jejaring dengan berbagai pihak. Aman mengatakan organisasi tidak dapat berkembang secara optimal tanpa membangun kolaborasi dengan pihak lain yang memiliki visi sejalan.

“Membangun jejaring adalah upaya membangun sinergi untuk maju bersama,” katanya.

Sinergi dengan Pemerintah

Dalam konferensi pers tersebut, PP HW juga menyampaikan peluang sinergi dengan pemerintah, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Jaringan kader HW yang tersebar di berbagai daerah dinilai memiliki potensi untuk mendukung program ketahanan pangan. Terlebih, sejumlah kader HW bergerak di sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.

Aman mengatakan kader HW dapat mengambil peran dalam pendampingan petani, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan produksi pangan yang berkualitas.

“Dengan jaringan sampai tingkat kecamatan, kita bisa ikut membantu program pemerintah dalam ketahanan pangan,” ujarnya.

Sekitar 200 Peserta dari Berbagai Daerah

Untuk pelaksanaan Tanwir HW I, sekitar 200 peserta dari berbagai provinsi telah terkonfirmasi hadir. Sejumlah wilayah di Pulau Jawa maupun luar Jawa dijadwalkan mengirimkan delegasi.

Aman menyebut tingkat konfirmasi kehadiran pimpinan wilayah berada pada kisaran 80–90 persen. Namun, peserta yang mengalami kendala perjalanan tetap akan diberikan ruang untuk mengikuti agenda tertentu secara daring.

“Kami berencana mengadakan sidang-sidang secara online agar bisa diikuti teman-teman yang berada di daerah lain,” katanya.

Tanwir HW I di Lampung diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk merumuskan arah gerakan yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Pembentukan karakter generasi muda, digitalisasi tata kelola, pembaruan kurikulum, kemandirian ekonomi, penguatan jejaring, dan sinergi ketahanan pangan menjadi bagian dari agenda strategis yang akan dibahas.

Melalui paradigma Kepanduan Berkemajuan, Hizbul Wathan ingin memperkuat posisi kepanduan sebagai ruang kaderisasi yang mampu melahirkan generasi muda berkarakter sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Tim MPI
PDM Kota Metro

Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *