Sekda Kota Metro Dorong Layanan Perpustakaan Hadir Saat Car Free Day

METRO — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berupaya memperluas akses membaca bagi warga. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Ahmad Hariyanto, mendorong agar layanan perpustakaan tidak hanya berfokus di dalam gedung, tetapi juga menyasar ruang-ruang publik.

Gagasan tersebut disampaikan Sekda saat meninjau langsung berbagai ruangan dan fasilitas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro pada Selasa (20/10/2026) pukul 08.30 WIB. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kualitas pelayanan publik terus meningkat dan semakin mudah dijangkau masyarakat.

banner 325x300

Salah satu poin penting yang disoroti Ahmad Hariyanto adalah peluang membuka layanan perpustakaan pada momen Car Free Day (CFD). Menurutnya, ajang mingguan tersebut menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan bahan bacaan langsung ke tengah aktivitas warga.

“Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat yang dikunjungi masyarakat untuk membaca buku, tetapi juga mampu hadir lebih dekat dengan aktivitas masyarakat. Melalui CFD, akses terhadap bahan bacaan dan ruang literasi dapat semakin terbuka,” ujar Sekda.

Ia menilai, kehadiran lapak baca di tengah kegiatan CFD memberikan nilai tambah yang nyata. Warga yang datang untuk berolahraga atau berekreasi bisa sekaligus memanfaatkan waktu untuk membaca, menambah wawasan, serta mengenalkan budaya literasi kepada anak-anak sejak dini.

Oleh karena itu, Ahmad Hariyanto meminta pengelolaan perpustakaan terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman melalui pola pelayanan yang inovatif dan ramah warga. Langkah ini penting untuk menumbuhkan minat membaca sekaligus memperkuat kebiasaan berliterasi di Kota Metro.

“Perpustakaan memiliki fungsi strategis yang melampaui sekadar tempat membaca dan meminjam buku. Keberadaannya merupakan ruang pembelajaran sepanjang hayat, tempat masyarakat memperoleh pengetahuan, mengembangkan daya pikir kritis, serta memperluas perspektif dalam menghadapi perkembangan zaman,” tegasnya.

Melalui peninjauan ini, Pemkot Metro menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan peran perpustakaan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menambahkan, tolok ukur perpustakaan yang baik tidak hanya dilihat dari kelengkapan fasilitas fisiknya saja, melainkan dari sejauh mana perpustakaan itu mampu merangkul warga. Dengan mendekatkan literasi ke ruang publik, Kota Metro optimistis dapat mencetak masyarakat yang cerdas, berwawasan luas, dan berdaya saing tinggi. (Yl edit Diq)

Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *