LAMPUNG UTARA, – Melalui Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N). Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Utara gali potensi terbaik pada siswa siswi berprestasi Sekolah Dasar (SD), Kamis 21 Mei 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Lampura Hi. Sukatno, menyatakan, selain untuk menggali potensi peserta didik, giat ini juga sebagai upaya pembinaan peserta didik dibidang Akademik.
Seleksi ini sudah dilakukan di tingkat Kecamatan, dengan harapan kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan sukses sesuai harapan. Karena setelah mengikuti seleksi tingkat Kabupaten para siswa akan mengikuti kegiatan tingkat Provinsi.
“Untuk itu perlu adanya keprofesionalan para Juri dalam melakukan penilaian. Kita berharap hasilnya dapat yang paling terbaik. Kepada para Pengawas jangan sampai lengah terutama yang ada di Kolam Berenang,” ucap Sukarno.
Sukatno menegaskan, para penilai atau juri dituntut untuk menjalankan tugas secara profesional. Kemampuan anak diutamakan dengan tujuan untuk mewakili Kabupaten Lampung Utara di Provinsi Lampung.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Opy Riyansyah menjelaskan, kegiatan ini merupakan program kerja Disdik Lampura dalam Mengembangkan bakat minat dan potensi peserta didik dibidang akademik, seni dan sastra. Serta menciptakan semangat kompetitif, kreatif dan inovatif.
Peserta yang mengikuti lomba lanjut Opy, merupakan siswa terbaik yang mewakili Kecamatan masing-masing. Untuk Peserta sendiri tingkat SD OSN diikuti 190 peserta, 02SN sebanyak 220 peserta dan
FLS3N 49 peserta.
Kemudian tingkat SMP OSN sebanyak 254 Peserta, O2SN sebanyak 89 Peserta dan FLS3N sebanyak 45 Peserta.
Untuk Dewan juri, jelas Opi, ada wasit dan tenaga Professional sesuai bidang masing-masing.
Kegiatan seleksi sendiri dilaksanakan Kamis dan Sabtu, lokasi di GOR dukung Kotabumi dan Kolam Berenang. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan peserta didik unggul berprestasi dan berkarakter untuk membawa harum nama Kabupaten Lampura hingga ke tingkat Nasional.
“Kita akan memilih yang terbaik, jangan sampai nanti ada bahasa titip menitip. Kita harus memilih siswa terbaik jangan sampai adanya SE (Sekelik Ekam). Saya harap juri bisa objektif untuk memberikan hasil yang sebenar-benarnya,” jelas Opi.
Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id











