TANGGAMUS — Bupati Tanggamus Drs.H. Moh. Saleh Asnawi, MA, MH bersama istri Dra.Hajah. Siti Mahmuda, MPd.I melaksanakan sholat ied Idul Adha 1447 Hijriyah (H) bersama ribuan jamaah prajurit TNI Yonif 945 dan masyarakat Kota Agung di Masjid Agung Nurul Faizin Islamik Center Kota Agung, Rabu (27/5/2026) pagi sekitar pukul 07.00 Wib.
Bertindak sebagai Imam Sholat Ied Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanggamus KH Mad Rais, Khotib Ustadz Wandi dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Nurul Faizin Islamik Center serta Bilal Reza.
Tampak hadir juga para Unsur Pimpinan Daerah (Uspida), para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, Lurah dan tokoh masyarakat Tanggamus.
Dalam sambutannya Drs.H. Moh. Saleh Asnawi, MA, MH mengatakan pertama tama secara tulus menyampaikan rasa terimakasih setinggi tinggi kepada seluruh warga masyarakat yang selama ini terus mendukung serta menjaga situasi yang aman dan kondusif. Untuk bersama-sama kita membangun, bersinergi, berkolaborasi melaksanakan pembangunan fisik, mental dan spiritual, menuju Kabupaten Tanggamus yang lebih baik.
Kita juga bersyukur bahwa Jama’ah Haji
Tanggamus saat ini telah berada di Tanah Suci. Pada tanggal 7 Mei 2026 yang lalu telah diberangkatkan total 249 orang calon Jamaah Haji Kabupaten Tanggamus.
Mari kita do’akan semoga Saudara saudara kita dan seluruh jama’ah haji se-Dunia yang saat ini berada di tanah suci, dapat menunaikan Ibadah haji dengan sempurna dan lancar.
“Sehingga mereka kembali ke tanah air dengan sehat selamat, mendapat pahala serta predikat “Haji Mabrur”. Aamiin,” katanya.
Drs.H. Moh. Saleh Asnawi, MA, MH menerangkan, bagi kita disini, setelah melaksanakan Sholat ied, dan bagi yang mampu, diperintahkan untuk melaksanakan ibadah Qurban.
Karena dengan berkurban, ada rasa kepedulian terhadap saudarasaudara kita yang kurang mampu. Dan dengan Ibadah qurban, kita belajar untuk lebih mendekatkan diri dan mencintai Allah SWT.
“Berkurban adalah bentuk ibadah untuk
mendekatkan diri kepada Allah supaya mendapatkan keridhaan-Nya. Sedangkan dalam dimensi sosial, kurban bertujuan untuk menggembirakan kaum fakir, karenanya daging kurban hendaklah sebagian diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
Utamakan kaum fakir dan miskin. Hal ini sesuai dengan Bagian Firman Allah dalam Al-Quran Surah Al-Hajj, ayat 28, yang artinya: “Maka makanlah sebagian daripadanya dan sebagian lagi berikanlah untuk dimakan orangorang yang sengsara lagi fakir”.
Pada hakikatnya, yang diterima Allah dari ibadah
kurban bukanlah daging atau darah hewan yang di kurbankan, melainkan ketakwaan dan ketulusan dari yang berkurban.
“Oleh karena itu, di kesempatan ini saya
mengajak kepada warga masyarakat Tanggamus untuk membangkitkan nilai nilai esensial Idul Qurban yaitu pengorbanan untuk keyakinan dan rasa persaudaraan. Meningkatkan rasa persaudaraan dan gotong-royong diwilayah Kabupaten Tanggamus.
“Demikian yang dapat saya sampaikan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Saya mengucapkan “SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1.447 HIJRIAH, DAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH QURBAN,” pungkasnya.
Sementara itu Khotib Ustadz Wandi menyampaikan adapun Idul Adha, atau Hari Raya Kurban atau Lebaran Haji, bermakna perayaan ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan tertinggi kepada Allah Subhana wata ala yang berakar dari kisah Nabi Ibrahim A.S. dan Nabi Ismail A.S dirayakan setiap 10 Dzulhijjah.
“Momen ini menekankan penyembelihan hewan kurban sebagai simbol ketaqwaan dan berbagi kepada sesama,” katanya.(WnPP)
Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id











