METRO — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pembukaan Tanwir ke-1 Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) tahun 2026 yang dihelat di Universitas Muhammadiyah Metro (UMMetro), Kamis (08/10/2026) pukul 10.00 WIB.
Acara akbar ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting nasional dan daerah, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Ramanda Prof. Abdul Mu’ti beserta rombongan, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ramanda Agung Danarto, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Ir. Yayan Ruchyansah, M.Si., yang mewakili Gubernur Lampung.
Turut hadir pula Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung Prof. Sudarman beserta jajaran, Wali Kota Metro Ramanda Bambang Imam Santoso, Kapolres Metro, Rektor UMMetro Dr. Nyoto Suseno, pimpinan AUM se-Provinsi Lampung, Kwarpus dan Kwarwil HW se-Indonesia, serta para peserta dan tamu undangan yang hadir secara langsung maupun melalui saluran YouTube.
Sambutan Hangat Tuan Rumah dan Pantun Khas Lampung.
Dalam sambutannya, Rektor UM Metro Dr. Nyoto Suseno menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Kwartir Pusat (Kwarpus) yang telah mempercayakan Kota Metro dan UMMetro sebagai tuan rumah perhelatan penting ini.
> “Kami atas nama Universitas Muhammadiyah Metro mengucapkan selamat datang. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, menghasilkan keputusan maksimal bagi pengembangan HW dan perserikatan Muhammadiyah, serta para peserta diberi kesehatan selama tiga hari ke depan,” ujar Dr. Nyoto Suseno.
Keceriaan semakin terasa ketika Ketua PWM Lampung, Prof. Sudarman, memberikan sambutan yang diselingi candaan akrab dan pantun jenaka. Ia menyebut Prof. Abdul Mu’ti sebagai menteri yang paling sering menyambangi Lampung karena rasa cintanya kepada provinsi ini.
Tidak lupa, Prof. Sudarman mempromosikan keindahan Lampung sebagai “miniatur Indonesia” yang memiliki alam eksotis dan kuliner lezat. Ia juga mengapresiasi Kota Metro yang meski hanya memiliki lima kecamatan dan berukuran kecil, tetapi menjadi rumah bagi 12 perguruan tinggi luar biasa. Menariknya, di akhir sambutannya, ia berseloroh dan berharap agar Menteri Kebudayaan RI nantinya dapat memberikan bantuan satu set gamelan untuk Lembaga Seni Budaya Wilayah Lampung.
Pesan Pemerintah: Kepanduan dan Tantangan Zaman.
Sementara itu, mewakili Gubernur Lampung, Staf Ahli Ir. Yayan Ruchyansah, M.Si., menyoroti pentingnya peran kepanduan di tengah derasnya arus informasi dan tantangan karakter generasi muda saat ini. Menurutnya, pendidikan kepanduan sangat vital untuk membentuk generasi yang disiplin, mandiri, berkarakter kuat, serta peduli terhadap sesama.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya mewujudkan visi “Lampung Maju Menuju Indonesia Emas” yang bermuara pada kualitas manusia yang berpendidikan, inovatif, dan berkarakter. Ia berpesan agar generasi muda tidak perlu menunggu tua untuk menjadi pemimpin—mulailah dari kedisiplinan dan tanggung jawab di lingkungan terdekat.
Dengan resmi dibukanya Tanwir ke-1 ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan strategis dan langkah nyata dalam memperkuat kaderisasi, sehingga Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan terus hadir sebagai pilar penting dalam membangun peradaban bangsa yang berkemajuan. (Diq)
Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id












