Laporan: Berkhin S.
LAMPUNG UTARA, – Kerukunan antar sesama sebagai fondasi roda pembangunan di Kabupaten Lampung Utara. Di implementasikan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dengan menggelar Rapat fasilitasi kerukunan umat beragama. Kamis 22 Oktober 2026.
Beberapa poin penting dalam rapat fasilitas ini ialah, Beberapa organisasi keagamaan diminta dapat memperkuat sinergi ditengah perbedaan beragama. Optimalisasi Deteksi Dini dan Pencegahan Konflik.
Kemudian membumikan komitmen kebangsaan, toleransi, rasa kemanusiaan, dan sikap akomodatif terhadap budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga penghayat kepercayaan dapat berjalan dengan baik di lapangan, tanpa adanya diskriminasi atau hambatan birokrasi.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Iwan Purnama, mengatakan, hasil pengamatan dan diskusi belakangan ini, harus sama sama menjadi perhatian khusus fenomena yang terjadi ditengah masyarakat dan generasi muda. Seperti konflik antar sesama masyarakat, persoalan LGBT hingga kecenderungan anak pada handphone.
“Menjaga kerukunan itu sangat penting, maka kami meminta agar sama sama menjadikan ini perhatian khusus, untuk adanya gerakan penyadaran.”
Jelas Iwan Purnama, Kaban Kesbangpol Lampung Utara, Kamis 22 Oktober 2026.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama Dan Ormas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Utara, Antoni Effendy, menjelaskan bahwa ini adalah momen silaturahmi, bersama para pemuka agama yang ada di Lampung Utara.
“Pertemuan perpanjang silaturahmi, memperkuat perbedaan menjadi persatuan dengan harapan membawa Lampung Utara yang nyaman, sejahtera, maju dan bermartabat.” Jelas Antoni Effendy.
Masih lanjut Antoni, melalui momen ini Pemerintah berkomitmen penuh untuk memfasilitasi ruang dialog. Agar memastikan bahwa seluruh warga negara, tanpa terkecuali, baik umat beragama maupun saudara-saudara dari Penghayat Kepercayaan, mendapatkan hak sipil, perlindungan, dan ruang ekspresi budaya serta spiritual yang setara sesuai amanat konstitusi.
“Rapat hari ini bukan sekadar formalitas seremonial. Ini adalah ruang bagi kita untuk menyamakan persepsi, merumuskan rencana aksi konkret, dan merajut kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang akibat dinamika sosial politik.” Ucap dia.
Hadir saat itu, organisasi keagamaan FKUB, Tim PAKEM, OKP seluruh elemen tokoh masyarakat untuk memperkuat sinergi dari akar rumput.
Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id












