TANGGAMUS – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Tanggamus mulai memanas. Jajaran Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Tanggamus secara tegas menyatakan penolakan terhadap wacana penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Tanggamus pasca berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya.
Diketahui PK Golkar Tanggamus menyampaikan empat tuntutan utama, yakni menolak penunjukan Plt Ketua DPD II Golkar Tanggamus, mendesak DPD I segera menjadwalkan Musda, menjaga soliditas partai melalui kepemimpinan definitif, serta memastikan suara kader akar rumput mendapat penghargaan dalam setiap pengambilan keputusan strategis partai.
Mereka juga mengingatkan bahwa Golkar Tanggamus membutuhkan konsolidasi yang kuat menghadapi berbagai agenda politik ke depan. Kepemimpinan yang lahir dari Musda dinilai lebih mampu merangkul seluruh elemen partai dibandingkan figur yang hanya memperoleh mandat sementara.
“Kami butuh ketua definitif yang lahir dari rahim Musda. Musda adalah mekanisme demokrasi yang sah dan bermartabat. Dari sana akan lahir kepemimpinan yang memiliki legitimasi kuat untuk membesarkan Partai Golkar dan mengembalikan kejayaan partai di Kabupaten Tanggamus,” kata Mutaim pengurus PK Semaka.
Desakan para pimpinan kecamatan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa mayoritas kader di tingkat bawah menginginkan percepatan pelaksanaan Musda. Kini perhatian tertuju kepada DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, apakah akan mengakomodasi aspirasi kader akar rumput atau tetap mengambil langkah penunjukan Plt yang berpotensi memunculkan gelombang penolakan lebih luas.
“Dengan semakin menguatnya suara dari tingkat kecamatan, keputusan DPD I dalam waktu dekat dipastikan akan menjadi penentu arah konsolidasi Partai Golkar Tanggamus menjelang agenda-agenda politik mendatang,” ujarnya.
Mutaim menambahkan, sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk aspirasi kader di tingkat akar rumput yang menginginkan proses demokrasi internal partai tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi melalui Musyawarah Daerah (Musda), bukan melalui penunjukan kepemimpinan sementara.
PK- se kabupaten tanggamus meminta agar cepat diadakan MUSDa
“Kami menolak keras opsi Plt. Yang dibutuhkan Golkar Tanggamus saat ini adalah ketua definitif yang memiliki legitimasi penuh dari kader melalui Musda, bukan kepemimpinan sementara yang rentan menimbulkan polemik,” tegasnya.
Adapun menurut para pimpinan kecamatan, Musda merupakan forum tertinggi partai di tingkat daerah yang memiliki kewenangan sah untuk memilih ketua definitif sekaligus merumuskan arah perjuangan politik partai ke depan.
Mereka menilai, jika DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung memilih jalan penunjukan Plt, maka hal itu berpotensi mengabaikan suara kader di tingkat bawah yang selama ini menjadi ujung tombak perjuangan partai di tengah masyarakat.(Wn)
Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id











