PT Protelindo Abaikan Hak Kompensasi Warga Terdampak, Warga Tolak Keberadaan Tower BTS

Laporan: Darwin B

Editor: Theresia Octa

banner 325x300

TANGGAMUS –Tower Base Transceiver Station (BTS) PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) yang berdiri di Pekon Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus, mengabaikan warga sekitar, yang tidak diberikan kompensasi lingkungan terdampak tower, sehingga memicu terjadi penolakan warga keberadaan tower diperpanjang kontraknya.

Menurut Adi koordinator warga terdampak tower mengatakan upaya mediasi warga terdampak bersama PT. Protelindo dan pemilik lahan sudah pernah dilaksanakan namun tidak ada solusi yang dihasilkan.

Sedangkan keberadaan tower BTS PT. Protelindo tersebut sudah lama berdiri dan telah perpanjangan kontrak lahan BTS akan tetapi warga yang bermukim disekitar BTS yang berjumlah 40 an warga tidak diberikan kompensasi oleh pihak Perusahaan.

“Secara aturan berdirinya bangunan tower yang diketahui ada dampak terhadap lingkungan sekitar, wajib mendapat persetujuan lingkungan. Walaupun status sudah perpanjangan kontrak lahan. Sedangkan PT Protelindo ini tidak ada itikad untuk menyelesaikan masalah kompensasi lingkungan. Maka lebih baik kami menolak keberadaan tower tersebut,” katanya Sabtu (20/6/2026).

Adi menerangkan, dampak dari keberadaan tower BTS Protelindo sangat terasa di warga sekitar utamanya di peralatan elektronik banyak yang rusak saat terjadi petir atau gledek saat hujan deras.

“Jadi saat ada gledek petir itu, mungkin karena bangunan tower sangat tinggi jadi mengarah ke tower dan berdampak ke alat elektronik kami sudah banyak yang rusak seperti televisi dan alat elektronik lainnya,” terangnya.

Adi juga berharap pihak Pemerintah Daerah (Pemda) dapat menindaklanjuti keluhan dari masyarakat terdampak tower BTS tersebut, begitu juga dengan anggota legislatif agar bisa mendengarkan aspirasi ini.

“Untuk aparat Pekon juga sudah mengimbau pihak BTS namun tetap tidak ada solusi, jadi kami berharap pemda dan DPRD bisa menegur atau memanggil pihak BTS terkait permasalahan ini,” pungkasnya.

Dari pantauan di lokasi bangunan BTS terlihat bagian pondasi bangunan juga sudah banyak yang retak sangat mengkhawatirkan warga sekitar. Namun pihak BTS sampai saat ini belum bisa dihubungi.(Wn)

Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *